RUTENG, RANAKANEWS.com – Pekerjaan jalan nasional Ruteng menuju Reo hingga Kedindi sedang berlangsung.

Pantauan www.ranakanews.com, Kamis, 3 Agustus 2023, hampir sejumlah lubang di badan jalan nasional itu sudah ditutup dengan baik. Bahkan, rumput yang berada di ruas bagian kiri dan kanan jalan sudah dibersihkan.
Selain itu, terlihat para pekerja jalan sudah membersihkan saluran parit yang menghambat aliran air.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional 3.3 wilayah Manggarai, Djibrael Tuka Rohi mengatakan pekerjaan jalan nasional ini sedang dikerjakan oleh PT. Wijaya Graha Prima dengan pagu anggaran RP. 22 Milliar, dan pekerjaan rehabilitasi jalan itu berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Hingga saat ini, progres pekerjaan jalan itu mengalami deviasi plus dimana target capaian kerja 54.44 persen, namun realisasi 59.08 persen atau mengalami deviasi plus 4.64 persen,” kata Djibrael.
Sementara, kata dia, item pekerjaan ruas jalan ini terdiri dari beberapa bagian diantaranya, paching atau menambal badan jalan yang sudah rusak. sedangkan bored pile atau pondasi tiang bor untuk dua titik yakni di Lous dan Ngorang.
Menurut dia, pembersihan rumput di ruas jalan itu perlu dikerjakan karena sangat berdampak pada jarak pandang dari pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Rumput dan saluran air sudah dibersihkan,” jelas Djibrael di Ruang Kerjanya, Kamis 3 Agustus 2023.
Perkembangan pekerjaan jalan Ruteng-Reo hingga Kedindi, yang berada di wilayah Kabupaten Manggarai itu selalu terbuka kepada masyarakat. Sehingga, ia meminta kepada warga Manggarai dan pengguna jalan untuk secara bersama-sama menjaga dan memelihara ruas jalan yang sudah dikerjakan.
“Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keberlangsungan badan jalan” pinta Djibrael.
Ia juga menghimbau kepada pengendara kendaraan roda dua hingga roda delapan untuk mengurangi kecepatan karena ruas jalan itu sedang dikerjakan.
“Mengantisipasi kecelakaan lalu lintas pengendara diminta untuk selalu berhati-hati saat mengendarai kendaraan” ucapnya.
Tanggapan Warga
Salah satu warga Manggarai, Rudihartono mengatakan bahwa ruas jalan nasional Ruteng- Reo merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur.
Ruas jalan ini menjadi jalur pendistribusian sembako dan bahan bakar minyak untuk masyarakat di wilayah Manggarai Raya bahkan untuk beberapa kabupaten di daratan Flores.

Oleh sebab itu, Hartono meminta pemerintah pusat agar selalu mengalokasikan anggaran untuk perawatan jalan maupun pembangunan sarana pendukung jalan.
Mengingat, kata dia, ruas jalan ini sangat strategis dan memiliki peran penting untuk pertumbuhan dan kebutuhan ekonomi masyarakat di Flores, Nusa Tenggara Timur.
“Apabila ruas jalan ini lumpuh maka perekonomian dan kebutuhan masyarakat akan lumpuh. Sangat dibutuhkan peran pemerintah pusat agar selalu dianggarkan pada APBN,” ungkapnya.
Kepada www.ranakanews.com, Jumat 4 Agustus 2023, Rudihartono menyampaikan apresiasi kepada kementerian PUPR Republik Indonesia yang telah mengucurkan anggaran untuk rehabilitasi ruas jalan nasional itu.
“Terima kasih juga kepada kontraktor pelaksana dan PPK serta para pekerja yang selalu tulus dalam mengerjakan ruas jalan nasional itu. Mereka semua adalah para pihak yang berpartisipatoris dalam membangun kabupaten tercinta ini,” tutupnya.
Penulis: Kons Hona
Editor: Thildis Din












