dr. Maria Devi Arianti, M.Biomed., Sp.KKLP., MBA., M.Bio.Et. sedang memeriksa Kadis Dispendukcapil Manggarai. ( Foto: Ist.)
RUTENG, RANAKANEWS.com – Program layanan kesehatan bergerak “Peluk Sehat” kembali mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kali ini, layanan menyasar aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Manggarai.
Kegiatan berlangsung Kamis, 17 September 2026, di Posko Kesehatan Kabupaten Manggarai, Posko Pusat BPBD Kabupaten Manggarai.
Sebanyak 95 ASN mendapatkan pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut.
Pelayanan diberikan kepada ASN dari sejumlah OPD, di antaranya BPBD Kabupaten Manggarai, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Inspektorat Kabupaten Manggarai, serta beberapa bagian pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Manggarai.
Layanan melibatkan tenaga medis, termasuk dr. Maria Devi Arianti, M.Biomed., Sp.KKLP., MBA., M.Bio.Et., bersama petugas dari Puskesmas Kota dan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.
Kehadiran dr. Maria Devi Arianti, M.Biomed., Sp.KKLP., MBA., M.Bio.Et., menjadi bagian dari dukungan tenaga kesehatan yang ditugaskan Kementerian Kesehatan dalam penanganan kesehatan pascagempa Flores. Dalam kegiatan Peluk Sehat di Posko Pusat BPBD Manggarai, ia bersama tenaga kesehatan daerah turut memberikan pemeriksaan kepada para ASN.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Theresia M.A. Gandi, S.I.Kom, mengatakan sasaran program Peluk Sehat tidak hanya masyarakat umum.
Menurutnya, pendekatan pelayanan kesehatan dilakukan kepada berbagai lini, termasuk ASN yang bekerja di lingkungan pemerintah daerah.
“Pendekatan pelayanan, sasarannya bukan hanya warga masyarakat, tetapi dari semua lini, termasuk ASN di setiap OPD,” kata Theresia.
Dekatkan Pelayanan ke Tempat Aktivitas
Pelaksanaan Peluk Sehat di Posko Pusat BPBD Manggarai menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan mendekatkan pelayanan kepada kelompok sasaran.
Melalui konsep layanan bergerak, pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan langsung di lokasi aktivitas para ASN. Dengan demikian, para pegawai tidak perlu meninggalkan tempat tugas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari pelayanan kesehatan di tengah masa pemulihan pascagempa bumi Flores.
Sebelumnya, program Peluk Sehat telah menyasar masyarakat di sejumlah wilayah terdampak gempa. Layanan dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi warga untuk memberikan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan.
Kali ini, pendekatan serupa diterapkan di lingkungan pemerintahan, khususnya bagi ASN yang menjalankan tugas di kawasan Posko Pusat BPBD Kabupaten Manggarai.
Program tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bergerak diarahkan tidak hanya berdasarkan lokasi permukiman warga, tetapi juga berdasarkan tempat kelompok sasaran menjalankan aktivitas sehari-hari.(WG)












