LARANTUKA,RANAKANEWS.com – Selalu tampil sederhana, murah senyum, rendah hati membuka diri dan cepat berkomunikasi dengan siapapun dalam membangun Flores Timur, meski baru 1 (satu) tahun lebih memimpin Lewotanah Flotim, termasuk dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Flores Timur, Penjabat Bupati Flores Timur, Drs.Doris Alexander Rihi, M.Si, akhirnya terpilih menerima anugerah PGRI Flores Timur Award sebagai Pejabat yang Terkomunikatif tahun 2023.
Penghargaan langka dan bersejarah ini diumumkan dan diserahkan langsung Ketua PGRI Flotim Maksimus Masan Kian,S.Pd di panggung utama acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 PGRI Tingkat Kabupaten Flores Timur, Sabtu (25/11/2023).
Sebagaimana disaksikan langsung Wartawan dan seluruh hadirin, saat Maksimus Masan Kian memberikan apresiasi ini disambut antusias dan tepuk tangan bergemuruh, menandai moment langka dan bersejarah tentang bertemunya dua pemimpin hebat Flotim dengan banyak capaian prestasi dan keberhasilan yang telah dicetak itu mendapat dukungan sangat luas dan positif.

Bahwasannya, momentum HUT ke 78 PGRI di Pantai Wisata Riangsunge Solor Barat, ternyata telah mampu menyatukan dua tokoh hebat yakni : Penjabat Bupati Flotim Doris Alexander Rihi, pemimpin muda yang memecahkan rekor di NTT, sebagai satu-satunya penjabat bupati yang diperpanjang masa jabatannya, dipertemukan dengan seorang tokoh muda kaya prestasi yang memimpin Guru di Flotim yakni Maksimus Masan Kian, yang baru saja mewakili Indonesia mengikuti pelatihan kepemimpinan di Bangkok Thailand.
Maksi Masan Kian dalam sambutannya saat menyerahkan award ini menyampaikan, PGRI Kabupaten Flotim sangat terbantu dengan mitra kerja yang komunikatif yaitu Bapak Penjabat Bupati Flotim Drs.Doris Alexander Rihi,M.Si.
“PGRI Flotim sangat terbantu dengan mitra kerja dalam hal ini penjabat pemerintah yang komunikatif. Ada banyak persoalan guru yang diterima oleh PGRI Kabupaten Flores Timur.
Dan, sebagai lembaga yang tidak memiliki kewenangan sebagai pengambil keputusan, setiap aspirasi yang diterima PGRI Flores Timur melalui Pengurus selalu meneruskannya kepada lembaga pemerintahan untuk ditindaklanjuti. Tentu PGRI sangat terbantu jika langsung direspon, sebab jawaban dari pemerintah selanjutnya diteruskan secara cepat kepada anggota.
PGRI Flores Timur mengalami langsung bahwa, tidak semua pejabat pemerintahan komunikatif merespon pesan atau aspirasi dari PGRI.
Sosok yang paling cepat merespon setiap aspirasi PGRI Flores Timur adalah Penjabat Bupati Flores Timur, Alexander Doris Rihi.
Cara merespon melalui pesan whatsApp sangat cepat,” kata Maksi.
Lanjut Mantan Ketua Asosiasi Guru Penulis/ AGUPENA Cabang Indonesia ini bahwa, pemberian apresiasi kepada Penjabat Bupati adalah bentuk penghormatan atas nilai kebaikan yang Beliau tanamkan sebagai seorang Pemimpin.
“Penjabat Bupati Flores Timur itu bukan orang Lamaholot, tetapi hatinya telah Ia berikan secara utuh untuk pembangunan di Lewotana Lamaholot.
Jalan rusak Ia perbaiki, wilayah dengan listrik dan jaringan internet yang sulit Ia pasang, rumah sakit Adobara diperjuangkan hingga dapat digunakan, banyak aliran Dana Alokasi Khusus untuk Flores Timur membantu pembangunan secara fisik di sekolah-sekolah.
Dan, satu yang pasti, kecepatan komunikasi melalui media WhatsApp tidak bisa terkalahkan oleh penjabat siapapun.
Sangat cepat memberikan respon. PGRI Kabupaten mendapatkan banyak manfaat dari komunikasinya yang baik ini.
Dengan sangat bangga, PGRI Flores Timur memberikan penghargaan tahun ini kepada Penjabat Bupati Flores Timur sebagai Penjabat yang terkomunikatif,” kata Maksi.
Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi tampak sumringah menerima PGRI Flores Timur Award Tahun 2023.
Menurut Doris Rihi, apresiasi yang dipikirkan oleh PGRI Flores Timur dan didapatkannya ini tidak terlepas dari gagasan yang kreatif dan inovatif dari Pengurus PGRI Kabupaten Flores Timur.
“Ama Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Kamu adalah leader yang mampu memimpin guru melahirkan gagasan yang besar, kreatif dan inovatif di Kabupaten Flores Timur hingga nasional.
Dengan senang hati, Saya menerima apresiasi ini dan tentu ke depan, Kita terus memperkuat kemitraan dan kerja sama untuk membangun Lewotanah Flores Timur, Bumi Lamaholot.
Ama Maksi juga selalu bilang ke Saya, Lewotanah Lamaholot Noo Mata, Noo Tilu, yang melihat semua yang Kita lakukan.
Semua yang Kita kerjakan untuk Lewotanah Flores Timur,”tandas Doris Rihi, penuh bangga.
Selain memberikan PGRI Flotim Award kepada Penjabat Bupati Doris Rihi, PGRI Flores Timur juga memberikan apresiasi yang sama kepada Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Flores Timur, Rufus Koda Teluma, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Olahraga (PKO) Flotim Felix Suban Hoda, Kepala Ombudsman Perwakilan NTT Darius Beda Daton, Ketua Komisi C DPRD Flores Timur, Ignasius Boli Uran, dan Wakil Ketua Komisi C DPRD Flotim, Muhidin Demon Sabon.
Pantauan Media, Pantai Wisata Riangsunge yang menjadi saksi nyata penganugerahan PGRI Flotim Award ini, menjadi moment baru, langka dan bersejarah, disambut positif seluruh tamu undangan, tokoh masyarakat dan juga keluarga besar PGRI Flotim.
Sekaligus semakin menjadi pelecut semangat dalam kerja besar PGRI untuk terus berjuang menyempurnakan NKRI, memperjuangkan nasib guru dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa.
Dan, bukan tidak mungkin dengan pemberian PGRI Flotim Award ini, akan semakin memperkokoh jati diri serta eksistensi PGRI di Flotim dalam kerjasama membangun Flotim kedepan.
Apalagi, fakta pun telah membuktikan bahwa sejarah lahirnya PGRI yang hanya satu tarikan napas dengan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yakni 100 hari pasca 17 Agustus 1945, selama ini telah ikut membuat PGRI banyak terlibat dalam kerja besar pembangunan di berbagai bidang, memperjuangkan nasib guru dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Profisiat dan Dirgahayu PGRI ke 78. (OLA)