Kegiatan sosialisasi Program Air Setara dilaksanakan, pihak PLAN Indonesia di aula Baperida Kabupaten Manggarai (Foto: Diskominfo)
RUTENG, RANAKANEWS.com — Pemerintah Kabupaten Manggarai menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Program AIR SETARA yang diinisiasi Yayasan PLAN International Indonesia. Program ini diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan air minum layak, sanitasi, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Sebagaimana dilansir dari publikasi resmi Pemerintah Kabupaten Manggarai, dukungan tersebut disampaikan Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., saat membuka Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) dalam rangka sosialisasi Program AIR SETARA, Kamis (5/11/2026), di Aula Bapperida Kabupaten Manggarai.
Kegiatan tersebut dihadiri Manager Plan Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur, Samuel Apsalon Niap, perwakilan perangkat daerah, organisasi masyarakat sipil, serta sejumlah mitra pembangunan yang bergerak dalam bidang peningkatan akses air minum dan sanitasi.
Dalam sambutannya, Bupati Herybertus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai terbuka terhadap berbagai program organisasi nonpemerintah atau non-governmental organization (NGO) yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Manggarai tentu mendukung setiap program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, yang paling penting adalah bagaimana kita membangun kolaborasi yang baik, saling melengkapi, dan tetap menjalankan peran serta tanggung jawab masing-masing,” tegas Bupati.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dan keseriusan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi nonpemerintah, dan mitra pembangunan perlu terus diperkuat.
Bupati juga berharap Program AIR SETARA dapat berjalan optimal di enam desa sasaran selama tahap pertama pelaksanaannya, yakni September 2026 hingga September 2027.
Ia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan air minum yang layak merupakan persoalan mendesak yang membutuhkan perhatian bersama. Upaya peningkatan kualitas pelayanan air minum di Kabupaten Manggarai pun harus dilakukan secara berkelanjutan hingga tahun 2029.
Sementara itu, Manager Plan Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur, Samuel Apsalon Niap, menjelaskan bahwa Program AIR SETARA merupakan salah satu proyek PLAN International Indonesia yang memperoleh dukungan pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Danantara.
“Program AIR SETARA ini merupakan bagian dari komitmen PLAN International Indonesia untuk terus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kabupaten Manggarai dipilih kembali sebagai lokasi pelaksanaan program karena kami memiliki pengalaman kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah,” jelas Samuel.
Menurut Samuel, pelaksanaan program tersebut juga merupakan kelanjutan dari pengalaman PLAN International Indonesia dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Kabupaten Manggarai.
Sebelum kegiatan sosialisasi dilaksanakan, pihak PLAN Indonesia telah melakukan kunjungan ke Desa Wae Renca untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus mengidentifikasi kebutuhan terkait ketersediaan air minum dan fasilitas sanitasi.
Samuel menjelaskan, Program AIR SETARA direncanakan berlangsung selama satu tahun, mulai September 2026 hingga September 2027, dengan sasaran pelaksanaan di enam desa di Kabupaten Manggarai.
Program ini memiliki tiga pilar utama. Pertama, pembangunan dan peningkatan akses air bersih di lingkungan desa, sekolah, dan puskesmas. Kedua, penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Ketiga, memastikan seluruh sistem dan sarana yang dibangun dapat dikelola serta dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya menghadirkan sarana air bersih dan sanitasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga serta mengelolanya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambah Samuel.
Melalui rapat koordinasi Pokja AMPL tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai dan PLAN International Indonesia berharap terbangun kesamaan pemahaman, sinergi, serta komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Program AIR SETARA.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan mitra pembangunan diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang layak, tetapi juga meningkatkan kualitas sanitasi dan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Manggarai.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif, dengan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih dan sanitasi, memperoleh perhatian secara berkelanjutan.(WG)
