KUPANG, RANAKANEWS.com – Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zainul Munasichin, M.A. mengatakan, Pertama saya mengapresiasi dan terima kasih kepada DPW PKB NTT yang hari ini sudah menyelenggarakan Pendidikan Instruktur untuk kaderisasi yang nanti akan di jalankan di Provinsi NTT.
Ini tentu satu prestasi yang patut kita diapresiasi karena hari ini memang Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menggelorakan kaderisasi secara nasional.
Demikian diungkapkan Zainul Munasichin, Ketua LKN DPP PKB kepada wartawan ranakanews.com usai menutup kegiatan Pendidikan Instruktur Kader Loyalis DPW PKB NTT di Biara Susteran SSP.S Belo Kota Kupang pada Sabtu (6/9/2025).
Kegiatan Pendidikan Instruktur Kader Loyalis DPW PKB se-NTT ini dihadiri Instruktur antara lain; Wakil Sekretaris LKN DPP PKB, M.Bily Pratama, Ketua Umum DPP BERANI, Pdt. Lorens Manuputty, Ketua Bidang OKK DPP PKB, Carolus L. Tindra Matutino Kinasih, Maria Susy Vidryana, Farah Mutia, Maria Magdalena.
Lebih lanjut Zainul Munasichin mengatakan, “Tujuan utama dari kaderisasi ini adalah kita ingin ke depan PKB semakin kokoh, solid dan kadernya semakin militan. Apalagi menghadapi semakin menguatnya politik transaksional. Yang kita tahu transaksional betul –betul merusak sendi-sendi demokrasi kita, itu yang kita selamatkan. Kita tidak boleh tinggal diam. Menurutnya salah satu cara untuk melawan transaksional itu adalah dengan kaderisasi karena di dalam kaderisasi itu ada pendidikan politik, ada ideologisasi, ada juga soal keterampilan dasar berpolitik, itu mengarah kepada pemberdayaan masyarakat. Jadi tidak menggunakan pendekatan-pendekatan yang sifatnya transaksional, money politik,” ujar Pengurus Harian sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB.
“Kita berharap bahwa dengan kaderisasi yang nanti di NTT, yang tadi kurang lebih jumlah 109 angkatan satu tahun, kita berharap alumni-alumni dari kaderisasi akan menjadi ujung tombak dari pendidiikan politik masyarakat kita di NTT,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI.
Sementara itu, Sekretaris LKK Kabupeten Sumba Tengah, Yolaratna M.Kase, Salah satu peserta yang hadir. Menurutnya pendidikan instruktur kader loyalis ini yang sangat baik karena untuk keberlanjutan partai kedepan. “Jadi kita memang harus diisi dengan amonisi seperti materi-materi disampaikan itu karena dengan begitu karakter kita sebagai kader PKB tetap terikat dan kita tidak gampang pindah ke partai lain. Karena kita tahu betul bahwa PKB ternyata Partai yang humanis, nasionalis, prularis,” ungkap Yolaratna.
“Harapannya kita melanjutkan pelatihan ini ke kader-kader kita di kabupaten karena dengan begitu akar kita semakin kuat. Kegiatan ini memang sangat penting karena dengan pelatihan –pelatihan seperti ini kita tahu betul bahwa kita punya basis yang cukup kuat,” ujar Yolaratna Kase.
“Harapan kepada teman-teman, memang kita harus berkomitmen, dan konsisten melanjutkan apa yang kita sudah dapat dalam pelatihan ini. jangan tinggal diam tetapi balik ke kabupeten masing –masing, ke derah masing-masing segera list relawan- relawan kita yang kita tahu betul bahwa mereka juga mendukung PKB untuk membesarkan partai ini dan segera beri mereka pelatihan ini supaya mereka juga dapat amunisi yang cukup kuat untuk memperrtahankan diri sebagai kader PKB,” ungkap Fasilitator Masyarakat Bidang Pendidikan (Komunitas Literasi Preingubelar,red).
Hal senada disampaikan oleh MD, LKP DPW PKB NTT mengatakan bahwa kegiatan Pendidikan Instruktur Kader Loyalis sangat penting.
“Terima Kasih kepada LKN DPP PKB (Instruktur,red) atas materi-materi yang diberikan kepada kami. Dan terima kasih kepada LKP DPW NTT yang bekerja sama dengan LKN DPP PKB. Kami berharap agar Pendidikan Instruktur Kader Loyalis tidak hanya sampai disini tetapi berkelanjutan,” ujarnya. (TD)
