KUPANG, RANAKANEWS.com- Setelah dilantik menjadi Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, mengundang awak media yang ada di Kota Kupang untuk meminta masukan serta mengkawal segala bentuk kerja nyata di Kota Kupang. Kegiatan yang ditandai dengan kopi pagi (Coffee Morning) itu berlangsung di Sonaf Room, Subasuka Paradise Kupang, Jumat (26/8/2022).
Semangat dan niat untuk membangun Kota Kupang oleh Penjabat Walikota yang baru di lantik itu, sudah terlihat ketika ia secara langsung bersama para seluruh Dinas dilingkup Pemkot Kupang, pada hari Jumat pagi sebelum menemui awak media, dan melakukan aksi nyata dengan membersihkan taman dan sampah, dimulai dari Jl. Adisucipto, Jl. Piet. A Tallo hingga sepanjang Jl. Eltari.

Penjabat Wali Kota Kupang, secara khusus peduli untuk menerima masukan dari berbagai elemen pelaku pembangunan salah satunya dari kalangan media.
Salah seorang Jurnalis yang hadir menyampaikan, Drainase Oelon, yang terletak di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. “Ketika hujan, air meluap, rumah warga terendam banjir,” tuturnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, jalan yang ada di RT 032/RW 013, sampai hari ini belum ada perhatian dari pemerintah. Kemudian jalan rusak di Oekalipi, jalan Oeekam Kelurahan Sikumana. Dirinya meminta agar pemerintah harus memperhatikan itu.
Hal senada disampaikan jurnalis yang lain, Jalan tanjakan area Jembatan Liliba, dan area Jembatan Naimata yang rusak akibat seroja, April tahun lalu.
Selain infrastruktur, masalah kebersihan juga menjadi sorotan media. Sampah adalah salah satu masukan sekaligus mempertegas agar Penjabat Wali Kota Kupang supaya menjadi perhatian.
“Daerah Sikumana, Jalur 40, Liliba belakang Kampus Poltekes, Depan Lapas Anak Kelurahan Oesapa Selatan, belakang Trans Mart, sampah berserakan. Jalan Piet A. Tallo tepatnya area jembatan Liliba selalu mengalami kemacetan pada saat pagi hari dan sore hari, Air mancur bundaran Tirosa yang tidak difungsikan secara baik, juga menjadi kritikan dan sorotan jurnalis. Pada musim hujan, ada banjir sepanjang Jalan di daerah Sikumana akibat drainase yang tidak layak, lorong-lorong masih banyak yang belum diaspal atau minimal rabat,” tuturnya.
Menjawab usulan para awak media, Penjabat Walikota Kupang, George Melkianus Hadjoh, SH dengan suara keras mempertegas bahwa segala bentuk masukan akan ditindaklanjuti dan akan dievaluasi tiap bulan bersama awak media yang ada di Kota Kupang.
Dirinya meminta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Kupang, untuk segera benahi infrastruktur dan perbaikan hingga ke gang dan lorong-lorong.
“Saya sudah perintahkan Kadis PU Kota Kupang untuk jalan ke gang, Lorong-lorong serta jalan Portokol untuk memeriksa infrastruktur yang harus diperbaiki dan yang belum di kerjakan,” tegas George M.Hadjoh yang juga menjabat Kepala Biro Umum Provinsi NTT itu.
Didampingi Asisten I Kota Kupang, George Hadjoh, mendapatkan masukan, solusi serta penegasan dari awak media terhadap kerja-kerja konkrit dengan waktu yang sangat singkat dimasa pengabdian menjadi Penjabat Kota Kupang.
Dalam nada canda, ia mengatakan, “saya punya kewenangan melakukan mutasi atas Kontultasi dengan Mendagri. Jadi para Lurah, Camat yang tidak mengedepankan pelayanan publik,” sontak mendapatkan applause dari beberapa awak media.
Turut hadir dalam kegitan tersebut, mantan Kadis Perhubungan Kota Kupang Bernadinus Mere, Sekretaris Dinas PU Kota Kupang, Kasat Pol PP serta para pejabat dan staf dilingkup sekda Kota Kupang. (RN)












