KUPANG, RANAKANEWS.com– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-64 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tanggal 20 Desember 2022, akan digelar secara sederhana, dan dipusatkan di Desa Hameli Ate, Kabupaten Sumba Barat Daya (SDB).
Selain menggelar upacara bendera, peringatan HUT ke-64 NTT juga akan diisi dengan penanaman tanaman dan rapat koordinasi bersama para bupati dan walikota.
Hal ini disampaikan Plt Sekda NTT, Johanna E. Lisapaly, SH.,M.Si, didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Prisila Q.Parera,SE dalam jumpa pers yang digelar di Lantai II Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Jumat (17/12/2022).
Menurut Johanna Lisapaly, pemilihan Desa Hameli Ate, Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai lokasi perayaan peringatan HUT ke-64 NTT memiliki beberapa pertimbangan, diantaranya karena saat ini, Indonesia termasuk NTT sedang menghadapi ancaman krisis pangan dan energi global yang kemungkinan terjadi di tahun 2023. Sementara itu, Desa Hameli Ate, Kabupaten SBD juga pernah mendapat penghargaan secara nasional sebagai desa yang sukses dalam produksi dan budidaya tanaman jagung.
“Sebagaimana terus disampaikan pemerintah, bahwa tahun 2023 mendatang, kita diperhadapkan dengan ancaman krisis pangan dan energi. Karena, pada puncak peringatan HUT ke-64 NTT akan juga dilakukan penanaman tanaman sebagai sumber bahan makanan, yang juga ditindak lanjuti dengan rapat koordinasi Gubernur bersama para bupati dan walikota, untuk menentukan Langkah-langkah lanjutan menghadapi krisis pangan dan energi. Tentunya rapat koordinasi dilakukan setelah upacara bendera,” kata Johanna Lisapaly.
“Kita perlu lakukan tindakan nyata dalam menghadapi setiap tantangan pembangunan terutama menghadapi krisis pangan dan energi yang dirasakan secara global. Karena itu diharapkan, momentum peringatan HUT ke-64 NTT memberi arti dan membangkitkan semangat seluruh masyarakat NTT untuk bangkit dan siap menghadapi tantangan hidup ini,” jelasnya. (TD)












