WAIKABUBAK,RANAKANEWS.com – Dalam rangka mendukung visi Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berkinerja tinggi, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Waikabubak menandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama. Kegiatan ini melibatkan Lapas Kelas IIB Waikabubak, Lapas Terbuka Kelas IIB Waikabubak, dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Waikabubak Jumat (24/01/2025).
Kegiatan berlangsung di lapangan upacara Lapas Kelas IIB Waikabubak dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Maliki. Dalam sambutannya, Maliki menegaskan bahwa penandatanganan ini merupakan bagian penting dari implementasi Grand Design Reformasi Birokrasi.
“Reformasi Birokrasi bukan hanya sekadar program, tetapi komitmen kita untuk membangun pemerintahan yang berintegritas dan berkinerja unggul. Sebagai bagian dari visi 2025, kita harus memastikan bahwa nilai-nilai integritas, akuntabilitas, dan profesionalitas tertanam dalam setiap langkah pelayanan kita kepada masyarakat,” ujar Maliki.
Pakta Integritas ditandatangani oleh para Kepala UPT Pemasyarakatan, yaitu Muhammad Yani selaku Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Waikabubak sekaligus Plt. Kepala Lapas Kelas IIB Waikabubak, dan Kornelis Keli selaku Kepala Bapas Waikabubak. Sedangkan Komitmen Bersama ditandatangani oleh para pejabat struktural bersama Kepala UPT masing-masing.
“Dengan adanya penandatanganan ini, Kita tidak hanya bekerja untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pakta Integritas dan Komitmen Bersama ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk mendukung reformasi birokrasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tambah Maliki.
Acara diakhiri dengan pembacaan doa dan foto bersama, menandai momentum penting dalam perjalanan reformasi birokrasi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Sumber:Humas Lapaska Kelas IIB Waikabubak












