KUPANG, RANAKANEWS.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) mengembangkan inovasi pelayanan tanpa tatap muka dengan Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA).
PANDAWA merupakan sebuah layanan yang bisa diakses masyarakat melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada nomor 08118165165.
PANDAWA diluncurkan oleh BPJS Kesehatan sebagai langkah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.
Masyarakat di Kota Kupang bisa mengakses layanan PANDAWA ini dari mana saja dan kapan saja sehingga tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan NTT, Ario Trisaksono dalam Diskusi Media di Kupang pada Senin (17/11/2025).
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa layanan PANDAWA mencakup layanan administrasi seperti pendaftaran baru, penambahan dan pengurangan anggota keluarga, pengaktifan kembali status kepesertaan, dan perubahan/perbaikan data.
“Selain layanan administrasi, terdapat juga menu informasi dan pengaduan. Pada menu informasi, peserta JKN dapat mengakses layanan informasi yaitu cek status peserta, cek tagihan iuran, cek Virtual Account (VA), skrining kesehatan, info JKN, panduan layanan dan cari lokasi. Sedangkan untuk menu pengaduan, peserta nantinya akan dihubungkan pada link Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP),” jelas Ario.
Peserta JKN dapat mengakses PANDAWA pada hari kerja yakni Senin-Jumat selama 24 jam, sedangkan waktu layanan kepada peserta JKN pada hari Senin-Jumat pukul 08.00 sampai dengan 17.00 . Layanan PANDAWA terintegrasi melayani peserta JKN secara borderless (tanpa batas), sehingga proses pelayanan administrasi dapat dilakukan oleh masyarakat di seluruh Indonesia, tidak bergantung pada domisili peserta saat ini.
“Saya berharap masyarakat di wilayah Kota Kupang dapat memanfaatkan kanal layanan tanpa tatap muka PANDAWA karena akan lebih efektif dan efisien. Terlebih layanan PANDAWA ini gratis ya, jadi masyarakat hanya perlu terhubung internet saja,” harap Ario.
Yakobus Rivandir Ukar yang merupakan salah satu peserta JKN mengungkapkan apresiasinya atas inovasi yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan tersebut.
Dirinya merasakan manfaat nyata PANDAWA juga mengakui bahwa petunjuk penggunaan PANDAWA sangat jelas, sehingga ia bisa memahami dengan mudah beragam layanan dalam PANDAWA.
Dia mengajak masyarakat untuk turut memanfaatkan layanan tanpa tatap muka BPJS Kesehatan salah satunya yaitu layanan PANDAWA.
“Saya berharap BPJS Kesehatan bisa konsisten mempertahankan kualitas pelayanan yang diberikan. Serta semakin banyak lagi inovasi-inovasi yang diciptakan untuk kemudahan layanan, baik layanan administrasi maupun layanan kesehatan di fasilitas kesehatan,” pungkas Pemuda lulusan Universitas Widyagama (UWG) Malang itu. (TD)












