RUTENG- SATAR MESE, RANAKANEWS.com- Desa Nuca Molas, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai adalah salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kaya akan objek wisatanya yang luar biasa, salah satunya adalah Pulau Mules. Ketika mendengar namanya mungkin terasa agak aneh. Pulau Mules pulau ‘Putri Tidur’.
Mules dalam bahasa Manggarai molas artinya cantik. Jadi Pulau Mules adalah pulau yang cantik, tak heran bila satu-satunya desa di pulau ini diberi nama Desa Nuca Molas.

Pulau yang terletak di selatan Pulau Flores ini merupakan wilayah Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai memiliki luas 18.029 Ha.
Pulau ini merupakan pulau satu-satunya yang dimiliki Kabupaten Manggarai setelah di mekarkan dua kabupaten Manggarai, yakni Pulau ini kekayaan dan keindahan alam berupa hamparan bukit batu dan padang rumput yang bercampur dengan pepohonan yang cantik dan memiliki pasir yang mempesona.
Pesona keindahan alam Pulau Mules dilengkap dengan segala keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.
Di sekitar pulau ini hidup beragam satwa liar antara lain rusa, penyu, lumba-lumba dan beragam satwa lainya yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Selain itu, dengan ukuran ombak sedang, tempat ini sangat cocok untuk kegiatan surfing, snorkeling dan diving.
Mayoritas penduduk beragama Islam, berbeda dengan sebagian besar penduduk di pulau flores yang menganut agama Katolik. Agama Islam yang dianut penduduk setempat konon dibawa nenek moyang mereka yang berasal dari suku Ende, Bima dan Bugis.
Bahasa yang digunakan juga berbeda dengan warga di daratan Manggarai. Masyarakat di Pulau Mules disebut juga orang pulau yang menggunakan bahasa ende yang dicampur dengan bahasa Manggarai.
Sesuai namanya, pulau ini memang sangat cantik. Jika mengitari pulau ini dengan jalan kaki, setidaknya membutuhkan waktu sekitar 10 jam atau kurang lebih 12 jam menelusuri garis pantai dengan jarak tempuh sekitar 30 km.
Apabila menggunakan speedboat hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam untuk mengintarinya.
Akses menuju Pulau Mules cukup mudah, dari kota Ruteng ibu kota Kabupaten Manggarai, wisatawan bisa menggunakan moda transportasi darat menuju kampung Dintor.
Kemudian ada dua jalan alternatif ke Kampung Dintor yakni melalui terminal Mena menuju Cancar kemudian Todo hingga di Dintor atau melalui kota Ruteng jalan menuju Iteng lalu tiba di tempat tujuan yang sama.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu sampai dua jam dari kota Ruteng, wisatawan harus menyebrang menggunakan perahu kecil, speedboat ke Pulau Mules. Desa Nuca Molas di Pulau Mules terdiri dari tiga Kampung yakni Labuan Taur, Peji dan Konggang.

Pemandangan di ketiga kampung tersebut sangat berbeda. Untuk dapat menelusuri ketiga kampung di desa ini bisa menggunakan roda dua milik warga setempat.
Itulah sekilas tentang Pulau Mules yang kami sajikan secara singkat untuk sahabat Ranakanews.com. Semoga Pulau Mules jadi list dalam perjalanan wisata anda ke tanah Manggarai.
Penulis: Gregorius Suhardi












