Pj Walikota Kupang Bersama Direktur Keuangan dan Operasional PT. SMF (Persero) Serah Terima Rumah Layak Huni Bagi Warga Kelurahan Oesapa

Dari kiri ke kanan, Direktur PT.Sarana Multigriya Finansial (Persero), Bonai Subiakto, Pj.Walikota Kupang, Fahrensy P.Funay, dan ujung kanan penerima manfaat Rumah Layak Huni secara simbolis di RT 027/RW10, Kelurahan Oesapa, KUpang,NTT, Rabu (20/12/2023). (Dok: TD/ranakanews.com)

KUPANG, RANAKANEWS.com-  Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy P.Funay, SE.,M.Si  menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT. Sarana Multygriya Finansial (Persero) sebagai  BUMN yang telah memiliki kepedulian untuk membantu kami  dalam pendanaan infrastruktur perumahan untuk masyarakat yang membutuhkan di Kota Kupang, khususnya di Kelurahan Oesapa ini.

Ucapan terima kasih ini disampaikannya dalam kata sambutan acara Serah Terima Rumah Layak Huni  bagi warga Kelurahan Oesapa, Jalan Damai 3, RT 27/RW10, Rumah  warga Abraham Kolloh,Rabu (20/12/2023).

‘Terima kasih untuk 18 unit Rumah yang sudah selesai dibangun dan kini siap ditempati. Rumah ini merupakan kado Natal yang istimewa dari PT. SMF bagi 18 keluarga penerima manfaat. Kami percaya bantuan rumah ini sangat bermanfaat bagi warga Kota Kupang yang selama ini belum dapat memiliki hunian yang layak karena keterbatasan ekonomi.

Terima kasih juga untuk bantuan Sembako dari PT SMF bagi masyarakat berpenghasilan rendah dampak kemiskinan ektreme di wilayah Kelurahan Oesapa,” ujar Fahren.

Pemerintah Kota Kupang baru saja menyelesaikan Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan dan  Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman (RP3KP) tahap I.

“Dokumen ini merupakan alat bagi kami untuk mengatur dan mengarahkan pembangunan dan pengembangan perumahan kawasan pemukiman juga merupakan acuan bagi seluruh pelaku pembangunan dalam mendukung program pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan pemukiman di daerah daerah.

Proses penyusunan dokumen ini menghasilkan sebuah grand desigh perencanaan pembangunan perumahan dan kawasan pemukiman di Kota Kupang, yang memberikan kepastian hukum bagi setiap hukum agar dapat memiliki dan menghuni  tempat tinggal yang layak beserta prasarananya dalam suatu hunian menjawab tantangan terkait tentang penyediaan lahan, keterpaduan prasarana sarana dan utilitas, penyediaan terjangkau dalam lingkungan sehat,” ujar Fahren.

“Kami menyadari untuk mewujudkan itu kami tidak dapat berjalan sendiri. Butuh dukungan dari banyak pihak, baik dari pemerintah pusat, BUMN maupun sektor swasta yang memiliki kepedulian. Karena saat ini  masih cukup banyak warga kurang mampu di Kota Kupang yang membutuhkan uluran tangan dan bantuan untuk membangun rumah yang layak huni bagi keluarga mereka, namun belum terjangkau bantuan pemerintah.

Sebelumnya pemerintah Kota Kupang sudah memiliki program bedah rumah, dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah. Namun keterbatasan anggaran belum semua warga kurang mampu yang tersentuh bantuan ini. Oleh karena itu saya berharap dukungan dari PT.SMF tidak hanya berhenti pada hari ini. Semoga bisa berlanjut dalam berbagai bantuan,” pungkas Pj.Fahrensy Manafe.

Direktur Keuangan dan Operasional PT. SMF, Bonai Subiakto.

Direktur Keuangan dan Operasional PT.Sarana Multigriya Finansial (Persero), Bonai Subiakto menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Kupang dan Warga Kelurahan Oesapa yang telah berkenan dan menerima kami semua dengan hangat, sehingga acara peresmian dan Serah Terima kegiatan kolaborasi pembangunan Rumah Layak Huni ini dapat dilaksanakan.

Bonai Subiakto menjelaskan bahwa PT. Sarana Multygriya Finansial (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  yang berada di wilayah Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan bergerak di pasar pembiayaan sekunder perumahan dengan misi mendukung kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi setiap keluarga Indonesia.

“Program ini juga merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam merealisasikan tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs). Khususnya pada tujuan nomor 11, yaitu untuk membangun Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan,” terangnya.

Sebagai salah satu special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, SMF mendapatkan penugasan khusus untuk mendukung penanganan pemukiman di kawasan kumuh, khususnya perkotaan melalui program peningkatan kualitas rumah di daerah kumuh, berkolaborasi dengan program kota tanpa kumuh atau kotaku dari Kementerian PUPR.

“Sejak tahun 2019 hingga saat ini SMF telah merealisasikan program peningkatan kualitas rumah di daerah kumuh dengan merenovasi sebanyak 488 rumah yang tersebar  di 21 lokasi di seluruh Indonesia dengan serapan anggaran mencapai Rp33.7 miliar.

Kota Kupang menjadi kota ke 18 yang kami resmikan dari 21 lokasi yang telah kami  dikerjakan. Di kelurahan Oesapa ini, kami hadir memberikan manfaat bagi masyarakat dengan membangun rumah layak huni sebanyak 18 unit senilai Rp1.39 miliar,” sebut Bonai Subiakto.

Menurutnya pemilihan Kota Kupang juga merupakan bagian dari keberpihakan pemerintah dan SMF dalam upaya mendukung pemerataan pembangunan, khusus di sektor perumahan, pada wilayah barat Indonesia.

“Adapun dana yang dikeluarkan untuk kegiatan ini berasal dari dana program tangggung jawab sosial lingkungan perusahaan. Perusaan sendiri dalam kegiatan operasionalnya mendapatkan sumber dananya salah satunya melalui APBN, yang sumbernya berasal dari pihak masyarakat. Jadi dapat dikatakan program ini berasal dari masyarakat dan kembali untuk masyarakat,” sebut Bonai Subiakto

Harapannya dengan rumah layak huni yang telah dibangun di Kelurahan Oesapa, Kupang ini dapat memberikan dampak positif baik dari sisi sosial juga ekonomi.

“Juga kami berharap masyarakat dapat terus menjaga dan merawat rumahnya sehingga dapat memberikan manfaat dalam janga panjang bagi bapak dan ibu semua. Kami berharap semoga sinergi dan kolaborasi ini akan dapat terus berjalan lebih baik lagi dan untuk lebih banyak kota lagi. Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini dapat memenuhi harapan kita semua untuk lebih banyak masyarakat memperoleh hunian yang layak dan lebih baik.

Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah berjalan baik antara SMF, DJKN Kementerian Keuangan, Pemerintah Kota Kupang. Direktorat PKP Kementerian PUPR, dan Kemenko PMK,” tutup Bonai Subiakto.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Direktur Pengembangan Kawasan Pemukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Johannes Wahyu Kusumosusanto yang diwakili oleh Kasatker PPP Provinsi NTT, Zubaidi, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kupang, Nyoman Heryawan Triana Putra, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Abraham Devil Evil Manafe, Asisten Perekonomian  dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R.Lega, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Kota Kupang, Camat Kelapa Lima,I Wayan Astawa, Lurah Oesapa, Kiai Kia, Ketua RT/RW setempat, warga penerima bantuan, insan pers. (TD)

 

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version