Prabowo-Gibran Menang di TPS 48 Kelurahan Sikumana Kota Kupang NTT

Anggota KPPS bersama Panwaslu di TPS 48, Kelurahan Sikumana Kota Kupang, NTT, Rabu (14/2/2024) (Dok:TD/ranakanews.com)

KUPANG, RANAKANEWS.com – Pasangan Capres-Cawapres, Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka menang di TPS 48 Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT.

Dari jumlah pemilih yang terdaftar  dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menggunakan hak pilih sebanyak 176 pemilih.

Dari total pengguna hak pilih tersebut pasangan Prabowo –Gibran unggul suara atas pasangan Ganjar-Mahfud yang  bertengger di posisi kedua dengan memperoleh 55 suara, sementara pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar hanya memperoleh 1 suara. Jumlah suara tidak sah pada TPS 48.

Ketua KPPS, Andi Neno (Baju Hitam)

Ketua KPPS, Andi Neno menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah datang menyoblos walaupun cuaca yang tidak bersahabat (hujan) namun tetap antusias.

Terkait dengan logistik, sebenarnya ada kendala. “Jadi harapan saya kedepan, kalau bisa sistem ini boleh dirubah supaya kita tidak terlalu  kesulitan seperti ini. Kendalanya banyak warga yang pindah, memilih di RT lain. Jadi yang diharapkan itu, misalnya warganya di RT 32, tempat memilihnya di situ jangan di tempat lain karena aksesnya juga kadang kami tidak tau TPSnya di mana, di RT mana,” ungkap Guru SLB itu.

Pdt.Deni Kana Djo

Salah satu peserta Pemilih, Pdt. Deni Kana Djo menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang sudah mengatur berjalannya pesta demokrasi di wilayah dimana saya harus pilih (TPS 48,red), namun saya sebagai warga sendiri agak sedikit resah oleh karena saya melihat bahwa penempatan TPS ini tidak sesuai dengan  titik kordinat di mana kita tinggal, terlalu jauh. Dan ini saya sudah hitung sudah beberapa kali seperti ini. Dan kami juga sudah mohon kepada Mama Lurah supaya kalau bisa kami  wilayah di bawah sekali itu punya TPS tersendiri karena saya sendiri tadinya lima kali  putar-putar cari alamat karena tempat ini tidak punya nomor TPS hanya nama keluarga seperti itu.

“Jadi kami hanya menyampaikan saran dari sisi positif supaya itu diperhatikan juga tempat radius tinggal dari pada warga supaya tidak membuang waktu, tenaga, dan pikiran,” tandas  Pdt Deni Kana Djo usai Coblos, Rabu (14/2/2024).

Panwaslu, Ori Leonard Lay mengaku di TPS 48, untuk kecurangan tidak ada. Semua berjalan baik; KPPS, Saksi, dan Panwas aman.

“Dari pagi itu semua berjalan lancar, kita hanya  terhalang karena hujan tadi kita kekurangan tenda. Juga karena pemilih banyak orang tua makanya lambat kita berjalan sampai malam. Harapan saya kedepan lebih baik lagi dari sekarang ini,” ungkap Ori. (TD)

error: Konten dilindungi!