LEWOLEBA, RANAKANEWS.com – Setelah 33 tahun mengabdi menjadi Guru di SMKN 1 Lewoleba, Drs. Tubun Theodorus resmi pensiun. Kegiatan pelepasan masa purnabakti berlangsung di ruang guru SMK 1 Lewoleba, Sabtu,(26/02/22).
Hadir pada kegiatan tersebut, Pegawai dari Kordinator Pengawas (Korwas) tingkat SMA/SMK Kabupaten Lembata beserta para Guru dan Pegawai di lingkungan SMKN 1 Lewoleba.
Tubun Theodorus dalam sambutanya mengatakan, menjadi Pegawai itu harus Loyal, terutama Loyal dalam hal-hal yang baik. Siap ditempatkan pada posisi apapun, baik itu sebagu Guru biasa maupun sebagai Kepala Sekolah.
“Menjadi Guru berarti siap memikirkan banyak hal, terutama memikirkan masa depan anak-anak, dan jika menjadi Guru, jadilah Guru yang baik dan patut untuk dicontohi,” ungkap Guru Theo.
Benyamin Beda Ruing, S.Pd yang mewakili Korwas tingkat SMA/SMK Kabupaten Lembata dalam sambutanya menyampaikan terima kasih dan permintaan maaf yang sebesar-besarnya pada Guru Theo jika selama ini ada banyak hal yang membuat kecewa.
Clementinus Berino, S. Ag. mewakili guru-guru di SMKN 1 Lewoleba lebih banyak menceritakan pengalaman Guru Theo selama di sekolah.
“Beliau guru yang baik, selalu memberikan banyak motivasi untuk anak-anak, ia juga sangat ramah dan selalu menjung tunggi disiplinitas dalam menjaga kode etik guru,” tutur Brino.
Kristina Dudeng, ST. selaku Kepala sekolah dalam sambutan penutupnya juga banyak mengucapkan limpah terima kasih untuk jasa dan pengabdian Bapak Tubun Theodorus.
“Bapa (Theodorus) terima kasih banyak atas jasa dan budi baiknya selama bersama dan terima kasih pengabdiannya dalam mendidik dan dalam mencerdaskan generasi bangsa, semoga selalu di berkati Yang Maha Kuasa,” ucapnya.
Ia juga berharap agar Bapak Theo selalu bersedia membagi ilmu, pegalaman dan meluangkan waktunya jika sangat dibutuhkan oleh pihak SMKN 1 Lewoleba.
Pantauan media ini, acara tersebut diwarnai dengan pemberian cendera mata yang diikuti pembacaan puisi dari anak-anak anggota OSIS SMKN 1 Lewoleba dan diakhiri ramah tamah dengan seluruh Bapak Ibu/Guru Pegawai. Kegiatan tersebut mengikuti protokol kesehatan yang ketat. (HL/KD)