KUPANG, RANAKANEWS.com- RMI NTT menggelar kegiatan pelatihan website gratis kepada kaum milenial di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (3/2/2022).
Kegiatan yang difasilitasi oleh Anggota DPRD Kota Kupang, Jefta MP Sooai dengan jumlah peserta yang mengikuti pelatihan website gratis tersebut sebanyak 15 orang peserta ditambah simpatisan 7 org, jadi total 22 orang peserta.
Hal ini disampaikan Direktur RMI NTT Christo Kolimo, yang juga sebagai pemateri dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (3/2/2022) malam.
Christo menyampaikan bahwa hari ini RMI NTT membuat kegiatan pelatihan website gratis tahap 1 bagi kaum milenial Kota Kupang.
“Dengan adanya pelatihan ini sebagai cara untuk mengembangkan ekonomi kreatif memanfaatkan tehnologi. Dengan begitu adik adik bisa membuat website berita online, website toko online, website sekolah, website pribadi,” kata Christo Kolimo.
Menurutnya agar kaum milenial mendapat ilmu, dan berharap memanfaatkan teknologi internet dengan baik.
Salah seorang peserta yang hadir, Yabes Bansae menyampaikan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut, karena sangat penting dan sangat membantu di era refolusi Industri 4.0 saat ini.
“Saya sangat berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan Pelatihan Website ini karena sangat penting dan sangat membantu kami Mahasiswa karena mampu meningkatkan penguasaan dalam bidang Ilmu Teknologi karena di Era revolusi industri 4.0 kita dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada. Oleh karena itu Pelatihan ini sangat membatu kami untuk menyesuaikan diri di bidang Ilmu Teknologi (Website),” ungkap Yabes.
Hal yang sama pula diungkapkan oleh peserta yang lain, Sherly Djoka. “Pelatihan website ini memberikan segudang manfaat yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri bagi saya untuk menulis. Kiranya pelatihan ini juga bisa menjadi inspirasi bagi saya dan semua orang yang tertarik untuk menuangkan ide dalam tulisan-tulisan yang lebih kreatif. Dan saya berharap kedepannya RMI NTT masih semangat untuk kembali melakukan pelatihan sehebat ini. Salam sukses,” tambah Sherly.
Sementara itu, Ketua Panitia Dop Mutpay menyampaikan bahwa Pelatihan akan dilanjutkan pada tahap II yang akan diberikan kepada Pemuda Gereja dan Remaja Masjid dengan jumlah peserta tetap akan dibatasi.
“Sebagai Ketua Panitia saya akan berkoordinasi dengan pemuda gereja dan masjid agar bisa memberikan perwakilan untuk mengikuti pelatihan tahap dua nanti,” ungkapnya. (*/TD)










