BORONG, RANAKANEWS.com- Sekertaris Kecamatan Congkar dan PT. Telaga Ende Diduga Gelapakan Uang Meteran Listrik Milik Warga Kelurahan Golo Wangkung, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Pasalnya meteran listrik yang telah dibayar kepada sekertaris kecamatan congkar Petrus Sehadun dan Pt. Telaga Ende hingga kini belum terpasang di rumah warga warga kelurahan golo wangkung, kecamatan congkar, kabupaten manggarai timur.
warga kelurahan golo wangkung, Aloysius Nejos, kepada awak media di kediamanya sabtu, (14/5/2022) siang mengatakan, sekertaris kecamatan congkar dan Pt. Telaga Ende telah menggelapkan uang meteran listrik warga golo wangkung.
“ kami sudah bayar uang untuk instalasi meteran listrik kepada sekertaris camat congkar (Sekcam) selaku penanggung jawab untuk kelurahan golo Wangkung dan anak buahnya ibu Diana Leba Tiga Juta Rupiah (3000.000) pada tahun 2021 lalu, mereka berjanji instalasi meteran listrik akan dilaksanakan pada bulan desember 2021, tapi sampai sekarang mereka belum juga pasang “ Kata Aloysius
lebih lanjut Aloysius menjelaskan, kami membayar uang instalasi meteran 900 VA tersebut sebesar Rp. 3000.000 (tiga juta rupiah), tapi dalam kuitansi sebesar Rp. 2.785.000 (dua juta tujuh ratus delapan puluh lima ribu rupiah) yang lainya hilang.
tak hanya itu, Aloysius juga juga menjelaskan ada perbedaan nominal uang meteran listrik juga yang tertera di brosur, dalam brosur yang mereka berikan untuk meteran 900 VA seharga Rp. 2000.000 ( Dua juta rupiah), sedangkan meteran 1.300 VA seharga Rp. 2.723.000 (Dua juta tujuh ratus dua puluh tiga ribu rupiah)
“ Sekertaris kecamatan congkar (sekcam) dan PT. Telaga Ende segera memasang meteran listrik tersebut, jangan datang hanya menipu masyarakat kelurahan golo wangkung saja dan menjelaskan atas perbedaan nominal uang yang diberikan kepada mereka dan nominal uang yang ada di kwitansi, jangan menghilang begitu saja” ucap Aloysius
“ Sekertaris Kecamatan Congkar (Sekcam) dan Pt. Telaga Ende harus menjelaskan perbedaan nominal uang yang kami berikan sebesar Rp. 3000.000 (tiga juta rupiah), sementara dalam dalam kwitansi sebesar Rp. 2.785.000 (dua juta tujuh ratus delapan puluh lima ribu rupiah)” terang Aloysius.
tak hanya Aloysius, seorang warga lain IL di kediamannya, kepada media mengatakan telah membayar uang meteran listrik kepada PT. Telaga Ende tiga juta rupiah, tapi mereka tidak memberikan kwitansi bukti pembayarannya.
“ saya sudah kasih uang untuk meteran listrik 900 VA kepada Pt. Telaga ende tiga juta rupiah, tapi mereka tidak memberikan kwitansi bukti pembayaran kepada saya “ katanya
Ia berharap kepada PT. Telaga Ende segera memasang meteran listriknya dan warga kelurahan golo wangkung dalam waktu dekat, karena saat sosialisasi PT. Telaga Ende berjanji pasang meteran listrik pada desember 20221 lalu.
Hingga berita ini diturunkan sekertaris kecamatan congkar, Petrus Sahadun selaku penanggung jawab wilayah kelurahan golo Wangkung dan PT. Telaga Ende belum berhasil dikonfirmasi.
Laporan : Yohanes H. Domo/Just. Dharma/RN












