Sikapi Beberapa Persoalan Urgen di TTU, GMNI Kefamenanu Gelar Demonstrasi

KEFAMENANU,RANAKANEWS.com – Sikapi beberapa persoalan urgen yang sangat berdampak pada lini kehidupan masyarakat, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu gelar demonstrasi.

Aksi GMNI yang dilangsungkan pada, senin (18/09/20203) ini membawa beberapa persoalan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Yakobus Aprianus Amfotis saat di konfirmasi RANAKANEWS, membenarkan ” Bahwa kita melakukan aksi digedung DPRD TTU terkait beberapa persoalan yang sementara di alam oleh rakyat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

“Aksi demonstrasi ini di lakukan sebagai bentuk protes terhadap lembaga DPRD yang menurut GMNI Kefamenanu selama ini gagal menjalankan fungsi kelembagaannya untuk membicarakan bahkan menyelesaikan persoalan yang di hadapi rakyat TTU” Jelas Bung Apri sapaan akrabnya dalam pres release yang diterima RANAKANEWS, Senin (18/09/2023)

Ketua DPC GMNI Kefamenanu, menambahkan “Sesuai hasil advokasi dan investigasi yang kita lakukan di TTU, bahwasanya ada sebagian rakyat TTU yang luput dari perhatian PEMDA TTU”

Pasalnya, lanjut Apri, ketersediaan air bersih yang merupakan tanggung jawab Negara rupanya luput dari perhatian pemerintah kabupaten TTU. Karena sampai saat ini ada rakyat di beberapa kecamatan di TTU begitu kesusahan dalam mendapatkan air bersih sebagai salah satu kebutuhan yang urgen bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia.

Seharusnya lembaga DPRD TTU lebih mengetahui ini dan bisa menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan ini ke Pemerintah Daerah TTU untuk menjadi perhatian serius. Mengingat hari ini pembangunan SDM menjadi visi utama dari pemerintahan pusat untuk di jadikan modal dalam membangun Negara ini, maka setiap kebutuhan yang berkaitan dengan pembangunan SDM seharusnya menjadi perhatian serius yang perlu di genjot oleh PEMDA TTU, tandas Mahasiswa Jurusan Matematika UNIMOR ini.

“Apalagi berbicara TTU dan NTT pada umumnya, kita masih mengalami satu problem utama yang berkaitan dengan SDM yakni stunting. Maka kebutuhan air bersih harus di penuhi oleh PEMDA TTU sebagai salah faktor penunjang bagi kesehatan bagi masyarakat TTU” Jelasnya.

Aksi yang gelar ini sebagai tuntutan terhadap DPRD untuk menyurati PEMDA TTU agar di adakan RDP bersama GMNI, supaya GMNI bisa menyampaikan data yang telah kita peroleh dari hasil investigasi kita di masyarakat, sambung Apri.

Aksi ini akan berkelanjutan jika keinginan kita hari ini tidak terpenuhi.sebab soal kebutuhan air bersih telah di atur dalam UU No.17 tahun 2019.maka wajib hukumnya negara melalui PEMDA TTU wajib melaksanakan perintah konstitusi ini. Ungkapnya Menohok. (YB/RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version