SMPN 5 Kupang Kembali Mengadakan PJJ Seratus Persen

KUPANG, RANAKANEWS.com– Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Kota Kupang memutuskan untuk kembali mengadakan Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ) atau Daring seratus persen.

Sesuai dengan petunjuk dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang bahwa sekolah melakukan belajar dari Rumah maka kami pihak sekolah sudah tindaklanjuti.

Kegiatan belajar mengajar SMPN 5 Kupang kembali menggunakan sistem PJJ mulai 18 Februari.

Demikian disampaikan oleh Kepala SMPN 5 Kupang, Ferderik Mira Tede,S.Pd di ruang kerjanya, Jumat (4/3/2022).

“Guru- guru melakukan tugas seperti biasa, mereka mengirim tugas dan ada yang buat zoom dengan anak- anak sehingga mereka bisa belajar,” tutur mantan Kepsek SMPN 15 Kota Kupang itu.

Menurut Ferderik yang kerap disapa Edy, semua upaya dilakukan oleh pihak sekolah termasuk untuk anak- anak yang tidak memiliki paket atau handphone android.

“Kita sarankan mereka untuk antar atau ambil tugas di sekolah. Jadi tidak ada anak yang tidak belajar. Diupayakan semuanya tetap belajar walaupun dari Rumah dengan cara online ataupun offline datang ambil tugas di sekolah,” tambah Edy.

Sekolah yang beralamat di Jalan Frans Seda, Nomor 21, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur ( NTT) dengan tenaga pengajar baik ASN, guru honor dan pegawai semua total 103 orang tersebut dengan jumlah siswa 1.184 siswa.

Edy menyebut SMPN 5 Kota Kupang dengan 40 rombongan belajar ( ROMBEL), 33 reguler, SMP Terbuka 7 rombel.

Terkait dengan fasilitas sekolah, “memang untuk ruang belajar kita harusnya 33 ruang kelas tapi yang tersedia sekarang ini hanya 27. Kita masih kurang 6 kelas untuk ruang reguler tambah dengan SMP Terbuka harusnya kita rata ratakan untuk SMP Terbuka 3 kelas jadi 9 rombel makanya kita ada kurang sekitar 12 kelas kalau kita mau masuk pagi semua. Nah pada saat tatap muka terbatas kemarin kami dengan cara pembagian sif,” katanya.

Lebih jauh ia mengatakan SMPN 5 Kupang Eskul kegiatan Pramuka.

“Pramuka adalah kegiatan yang menekankan pada keterampilan baris berbaris, tali temali, sandi dan keterampilan kepramukaan lainnya. Melalui sejumlah kegiatan, keterampilan kepramukaan peserta didik membentuk segenap karakter yang justru diperlukan di abat ini.

Harapannya kepada pemerintah mohon dukungannya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan sehingga KBM bisa kembali berjalan normal.

Sedangkan kepada guru dan siswa tetap menjaga kesehatan sehingga proses belajar walaupun dari Rumah tetap berjalan dengan baik. (TD)

error: Konten dilindungi!