STIPAS KAK Peduli Erupsi Gunung Ile Lewotolok-Lembata

KUPANG,RANAKA-NEWS.com- Alam yang bernyawa melahirkan kejadian – kejadian yang harmoni bagi kehidupan manusia dan juga bisa menyayat hati setiap manusia yang mengalaminya. Peristiwa terjadinyaa Erupsi Gunung Ile Lewotolok yang membuat kepanikan semua warga Lembata khususnya warga Ile Lewotolok yang tinggal persis dibawah kaki Gunung Ile Lewotolok.

Bencana erupsi Gunung Ile Lewotolok dengan semburan awan dan debu panas dari kawah gunung membuat masyarakan harus mengungsi ditenda utama yang disiapkan oleh Pemerintah maupun dirumah Keluarga yang berada di Kota Lewoleba. Peristiwa ini membuat hati tergerak,sehingga para relawan kemanusian dengan caranya membantu korban bencana erupsi Gunung Ile Lewotolok.

Sekolah Tinggi Pastoral Keusupan Agung Kupang melalui Senat Mahasiswa melaksanakan hal yang sama yakni melaksanakan aksi kemanusian dengan sumbangan sukareka dari Bapak Ibu Dosen,Pegawai serta Mahasiswa STIPAS KAK. Aksi Kemanusia ini kemudian dipandukan bersama dengan Forum Mahasiswa Lembata yang kemudian diatar ke Kabupaten Lembata. (7/ 12/2020).

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIPAS KAK Emilia D.Taek,S.Ag.MM dalam kesempatan yang sama mengatakan Bencana erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menyebabkan ribuan orang mengungsi. Melihat situasi saat itu Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial bergerak cepat memberi bantuan kepada Masyarakat yg mengungsi. Keprihatinan Masyarakat Nusa Tenggara Timur terhadap musibah yg menimpa saudara/i kita maka Organisasi Mahasiswa bergerak mencari bantuan untuk meringankan beban Masyarakat Lembata. Selain Organisasi Mahasiswa, Universitas dan Perguruan Tinggi Se-Kota Kupang tidak terkecuali STIPAS Keuskupan Agung Kupang dengan caranya berupaya dengan caranya menyumbangkan bantuan berupa kebutuhan pokok masyarakat.

Lanjut Emi Taek gerakan ini bukan semata-mata karena perihatin saja melainkan didasarkan pada semangat kemanusiaan dan solidaritas sebagai sesama saudara. Semangat persaudaraan dan solidaritas ini menggerakkan hati semua mahasiswa STIPAS Keuskupan Agung Kupang melalui SENAT Mahasiswa menggalang dana yg kemudian disumbangkan kepada masyarakat LEMBATA melalui Forum Mahasiswa Lembata.

Ketua LP2M Petrus Tamelab,S.Fil.M.Th menegaskan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Civitas Akademika STIPAS Keuskupan Agung Kupang merupakan sebuah kegiatan yg menjadi cirikhas Lembaga. Lembaga menyatakan keberpihakannya, kepeduliannya kepada masyarakat luas dalam berbagai musibah.

Lanjut Petrus Tamelab dalam kaitan dengan aksi peduli kemanusiaan korban erupsi Ile Lewotolok sebenarnya seluruh Civitas Akadademika STIPAS KAK memiliki sikap bela rasa yang tinggi. Bahwa mereka adalah saudara/i kita patut kita kunjungi dan bantu. Selanjutnya aksi demikian mau membuktikan bahwa kita tidak sekedar bernasar tentang sikap berbelarasa,namun kita telah membuktikan tentang bagaimana berbelarasa secara nyata.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Senat Mahasiswa STIPAS KAK Comarius Robbi menyapaikan terima kasih kepada Lembaga STIPAS KAK yang telah mendukung kami dalam aksi kemanusian. Ini merupakan wujud empati kepada saudara-saudari kita yang mengalami bencana erupsi Gunung Ile Lewotolok.

Lanjut Comarius semoga apa yang kami beri dari kekurangan dapat membantu sedik dari kebutuhan semua keluarga yang mengungsi baik di tenda utama maupun di rumah-rumah keluarga.(Yohanes Anunut)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version