ADONARA, RANAKANEWS.com – Sudah dibangun sekian lama sejak beberapa tahun lalu dengan dana lebih dari belasan milyar rupiah, keberadaan bangunan Rumah Sakit Adonara kian memprihatinkan karena tak lekas dioperasikan. Beberapa bagian bangunan pun sudah mulai rusak dan penuh dengan sarang lebah.
Pemda Flotim dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si dan Para Elit Politik di Gedung Bale Gelekat Lewotanah, DPRD Flotim pun, diminta fokus memberikan perhatian lebih seperti mantapkan instalasi listrik, air dan kesiapan tenaga kesehatan, agar Rumah Sakit Adonara ini bisa segera dioperasikan supaya tak menjadi seperti monumen.
Hal ini disampaikan salah satu Tokoh masyarakat Adonara Timur-Waiburak, Gafar Ismail kepada Wartawan saat dikonfirmasi, Selasa (23/05/2023) Siang terkait keberadaan Rumah Sakit Adonara, yang hingga kini belum ada titik terang kepastian kapan mulai dioperasikan.

Padahal, proyek peningkatan fisik gedung hingga sarana prasarana infrastruktur jalan akses masuk keluar pun terus dikebut, sejak beberapa waktu kemarin hingga tahun ini.
Plus, diawal kepemimpinan Penjabat Bupati Flotim, Doris Rihi juga disampaikan komitmen segera dioperasikan Rumah Sakit Adonara, dengan gedung yang cukup megah tersebut.
Namun, faktanya hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda kalau Rumah Sakit yang akan melayani seluruh masyarakat Adonara itu bakal segera dioperasikan.
“Iya, Saya kira Pemda Flotim dan elit politik di DPRD Flotim harus fokus memberikan perhatian lebih. Kalau memang gedungnya sudah bisa digunakan, maka segera pasang instalasi listrik, air dan perabot sarana prasarana Alkesnya, juga penempatan tenaga kesehatannya agar sudah bisa difungsikan, agar keadaannya tak terlihat seperti monumen.
Terus terang, Kita memang sangat prihatin melihat kondisi fisik gedung itu, karena ada bagian yang sudah mulai rusak karena tak terurus dengan baik. Plafon-plafonnya mulai rusak dimakan rayap dan jadi sarang lebah. Rumput juga penuh jadi semak belukar.
Olehnya, Kita minta tolong para elit politik di DPRD Flotim dan Pemda Flotim lebih fokus urus Rumah Sakit Adonara dulu,” tegasnya, serius.
Gafar Ismail, mantan Anggota DPRD Flotim dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bahkan meminta Penjabat Bupati Flotim, Doris Rihi yang kini kembali diperpanjang masa jabatan tahun kedua, agar bisa menjadikan agenda ini menjadi prioritas utama sebelum akhir tahun 2023, Rumah Sakit Adonara sudah difungsikan.
“Saya kira, agenda ini menjadi prioritas utama dan mendesak Pemda Flotim saat ini, untuk bisa dituntaskan sebelum tahun 2023 berakhir,” tandasnya, mengingatkan.
Sejumlah warga Kelurahan Waiwerang-Desa Waiburak, serta Adonara lainnya yang ditemui dan diajak ngobrol terpisah pun menyatakan harapan yang sama.
“Kami minta kalau bisa tahun ini sudah bisa difungsikan. Rumah Sakit Adonara itu sudah terlalu lama dibangun. Kami masyarakat tanya terus kapan sudah bisa difungsikan biar orang yang sakit tidak usah ke Rumah Sakit Larantuka lagi,” ujar Simeon Rotok, Warga Desa Waiburak saat ngobrol bersama Wartawan, Selasa (23/05/2023) Sore.
Dibagian lainnya, Kepala Dinas Kesehatan Flotim, dr. Agustinus Silimalar, belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini tayang.
Meskipun, sebelumnya dalam diskusi ringan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, dr. Ogie Silimalar, demikian sapaan akrabnya, pernah sampaikan pihaknya sudah mempersiapkan berbagai hal termasuk tenaga medisnya untuk segera dioperasikan Rumah Sakit Adonara, dalam tahun 2023 ini.
Sebagaimana pantauan Media di lapangan belum lama ini, kondisi Rumah Sakit Adonara praktis tak terurus dengan baik. Rumput tumbuh jadi semak belukar dimana-mana seluas area halaman. Demikian bangunan gedung sebagian pun mulai kotor, rusak hingga plafonnya penuh lebah.
Lalu, Selasarnya pun sebagiannya tak selesai dikerjakan. Tampak bangunan ini seperti jadi monumen, meski akses jalan masuk keluarnya sudah dihotmix dan terus ditingkatkan. (OLA/RN)










