LARANTUKA, RANAKANEWS.com- Catatan perkembangan jumlah pendaftaran Peziarah Semana Santa Larantuka melalui link Panitia, https://sites.google.com/view/semanasantalarantuka2023, per Selasa, 04/04/2023 sudah lebih dari 4.528 Peziarah.
Dan, dipastikan jumlah ini akan terus meningkat hingga menjelang Proses Malam Jumad Agung, yang titik startnya Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, terus ke Sandominggo dan kembali lagi ke Gereja Katedral Larantuka.
Jumlah Peziarah ini pun belum terhitung dengan yang daftar secara manual.
Diantaranya Umat Allah di Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka sekitar 6.000 an, kemudian dari Paroki Waibalun, Paroki Pohon Bao, Paroki San Juan Lebao dan Paroki Weri, serta Paroki lainnya di Keuskupan Larantuka.
“Diperkirakan jumlahnya meningkat tajam hingga Hari ‘H’ Prosesi Jumad Agung,”demikian penegasan Ketua Panitia Semana Santa 2023, yang juga Pastor Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka, Romo Hendrik Leni,Pr dalam Konferensi Pers bersama Puluhan Awak Media di Pendopo Pastoral Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka, Selasa,04/03/2023, pukul 17.00 WITA. Saat ini, pendaftaran terus dibuka oleh panitia.
Romo Hendrik Leni menjelaskan, tujuan dibukanya pendaftaran agar memastikan berapa banyak peziarah yang ikut, agar panitia dapat menjalankan prosesi ini dengan aman, sakral, nyaman dan sehat. Serta menjadi patokan kerja panitia bagi Semana Santa tahun 2024.
“Iyah, ini memang tidak biasanya seperti tahun sebelumnya. Apalagi setelah tidak dilaksanakan lagi selama 3 tahun karena Pandemi Covid-19.
Sesuai pesan Bapak Uskup Larantuka, niat baik peziarah akan tetap diakomodir secara baik.
Termasuk pelayanan pemeriksaan kesehatan juga sudah disiapkan posko kesehatannya,”tegas Romo Hendrik Leni,Pr.
Terkait pungutan biaya pendaftaran Rp5.000, Romo Hendrik Leni juga mengklarifikasi, tidak dipaksakan. Itu hanya ganti biaya cetak Kartu peziarah yang disiapkan panitia
“Kalau tidak ada juga tidak apa-apa. Tidak dilarang jadi peziarah. Prinsipnya semua mesti wajib mendaftarkan diri ke Panitia agar didata secara pasti, dengan menunjukkan kartu Vaksin tahap kedua minimal, dan Vaksin Booster kalau ada,” mbuhnya.
Pihaknya, memastikan seluruh peziarah yang mendaftar diberikan kesempatan yang baik untuk ikuti Prosesi Malam Jumad Agung.
“Memang, kerja Panitia kali amat tidak mudah karena dituntut harus bisa maksimal usai Pandemi Covid-19.
Mungkin banyak orang kira ini hal berbiasa yang sudah sering diurus, namun pasca Covid-19, banyak tuntutan yang harus dipenuhi agar Prosesi bisa berjalan aman, sakral, nyaman dan sehat. Sehingga Kami memang harus membuat ketentuan umum yang wajib ditaati peziarah.
Mulai dari wajib daftar, dilarang gunakan Handphone selama Prosesi berjalan, maupun saat berlangsungnya Ekaristi dalam Gereja, termasuk peliputan oleh Media/Pers kali ini ikut diatur mulai dari kegiatan Rabu Trewa di Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana.
Pihaknya, terang Romo Hendrik Leni,Pr, optimis Prosesi Jumad Agung kali ini berjalan sukses.
“Koordinasi bersama Pemda Flotim, Kapolres Flotim, Dandim Flotim dan berbagai pihak terkait saat ini telah dan terus berjalan baik.
Termasuk pengamanan di sejumlah titik pintu masuk dan keluar,” pungkasnya.
Ia juga berharap peran Pers dalam melakukan peliputan semua informasi terkait Kegiatan Semana Santa Larantuka 2023, baik di wilayah Paroki Katedral Larantuka, Paroki San Juan Lebao, dengan titiknya di Kapela Tuan Meninu Sarotari, lalu di Kapela Wureh Adonara Barat dan Paroki Lewolaga-Konga bisa maksimal memberikan dukungan besar bagi suksesnya giat Religius Semana Santa Larantuka 2023.
Konferensi Pers ini juga dihadiri Kadis Infokom Flotim, Heri Lamawuran,S.Sos, sekaligus memastikan dukungan maksimal Pemda Flotim. (OLA/RN)
