LARANTUKA,RANAKANEWS.com-Penantian panjang para pekerja proyek saluran irigasi Bendungan Napunakat Desa Hewa tahun 2025 akan lunasnya sisa upah kerja Rp32 juta, akhirnya terbayarkan oleh Kontraktor Hendrik Harum, atas komunikasi baik Wakil Ketua 1 DPRD NTT, Fraksi Partai Gerindra Fernando Jose Lemos Osorio Soares dan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Flotim Vinsensius Suban Hikon, pasca di Mediakan belum lama ini.
“Mewakili seluruh tenaga kerja saluran irigasi Bendungan Napunakat Desa Hewa Kecamatan Wulanggitang, Saya menyampaikan limpah terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kontraktor CV.Logistik Lingko Cura, Hendrik Harum atas terbayarnya sisa upah kerja Kami sebesar Rp32 juta, setelah melalui kontak panjang sejak bulan akhir April 2026.
Selain itu, Kami juga menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih berharga bagi Wakil Ketua 1 DPRD NTT Fraksi Partai Gerindra, yang juga Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi NTT, Bapak Fernando Jose Lemos Osorio Soares dan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Flotim, Bapak Vinsensius Suban Hikon, Daerah Pemilihan Wulanggitang, Ile Bura, Titehena dan Demonpagong, yang telah membantu berkomunikasi dengan Kontraktor Hendrik Harum hingga terlunasi sisa upah kerja Kami.
Terealisasinya sisa upah kerja Rp32 juta pada Rabu 27 Mei 2026 pagi, benar-benar menjadi kabar gembira bagi seluruh pekerja di Desa Hewa, agar Kami lekas melunasi semua utang dan membayar hak para pekerja, yang telah menunggu sekian lama,”ujar Paskalis Ipir, Koordinator lapangan para pekerja, yang berjuang keras selama ini, termasuk menghubungi Wartawan, guna membantu agar sisa upah lekas dibayar.
Paskal Ipir menjelaskan, Dirinya juga terus berkomunikasi dengan Pak Hendrik Harum, hingga pada Rabu (27/5/2026) pagi ditransfer uang Rp32 juta ke rekening miliknya.
“Memang, Kami terpaksa menghubungi Wartawan untuk minta bantuan. Dan, akhirnya komunikasi dibangun terus, termasuk ke Pak Yuven Hikon Anggota DPRD Flotim Partai Gerindra, yang kemudian mengontak Pak Nando Soares Wakil Ketua 1 DPRD NTT Fraksi Partai Gerindra untuk bicara dengan Pak Hendrik Harum.
Sekali lagi, terima kasih banyak bagi semua pihak yang telah membantu Kami para pekerja proyek saluran irigasi Bendungan Napunakat Desa Hewa.
Uang ini akan segera Kami pakai untuk realisasi upah pekerja dan bayar utang selama proyek senilai Rp161 juta lebih, sepanjang 800 meter tersebut dikerjakan,”katanya.
Ia juga meminta maaf kepada Kontraktor Hendrik Harum atas ketidaknyamanan selama ini, terlebih dengan pemberitaan Media.
Kendati demikian, Paskalis Ipir juga mengaku telah saling berkomunikasi baik dengan pihak Kontraktor dan semuanya telah clear.
Terpisah, Anggota DPRD Flotim, Ketua Fraksi Partai Gerindra, Yuven Hikon memberi apresiasi kepada Kontraktor CV.Logistik Lingko Cura, Hendrik Harum yang telah merealisasikan sisa upah kerja proyek Rp32 juta pada saluran irigasi Bendungan Napunakat Desa Hewa Kecamatan Wulanggitang.
“Ini menjadi pengalaman berharga agar kedepannya lebih baik lagi dalam hubungan kerja antara Kontraktor dan Pekerja.
Sekali lagi, terima kasih Pak Hendrik Harum, juga Bapak Wakil Ketua 1 DPRD NTT Fraksi Partai Gerindra, Nando Soares yang telah membantu berkomunikasi dengan Kontraktor Hendrik Harum sehingga bisa cepat teratasi.
Mewakili suara masyarakat para pekerja, Saya sampaikan terima kasih.
Semoga kedepannya kerjasama semakin lebih baik dalam kerja-kerja di berbagai bidang pembangunan, termasuk infrastruktur irigasi pertanian, termasuk di Irigasi Hewa guna membantu para petani Indonesia hidup lebih maju dan sejahtera,”tutupnya, bersemangat. (OLA)
