Vaksin Polio di Puskesmas Pasir Panjang Belum Mencapai Target 4.168 Sasaran, Sistem Jemput Bola

Keterangan Foto: Orang tua bayi, balita antri penerimaan Vaksin Polio Tetes di Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang, NTT, Sabtu (24/8/2024). (Dok: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com –  Vivi Ariani Sain, A.md. selaku Koordinator Program Imunisasi di Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang, NTT mengatakan bahwa pelaksanaan imunisasi polio di Puskesmas Pasir Panjang, belum mencapai target. Sebab, hingga Jumat 23 Agustua 2024, capaian baru di angka 2.215, dari target 4.168 sasaran.

Hal ini diungkapkan Vivi Ariani Sain didampingi  Rahmawati Madjid ,S. KM disela-sela pemberian vaksin polio kepada anak-anak, Sabtu (24/8/2024) pagi.

Lanjut Vivi Ariani Sain mengatakan, “Kita ditargetkan di angka 4.168 sasaran anak penerima polio. Tapi sampai dengan Jumat 23 Agustus kemarin, baru tercapai di angka 2.215 anak usia 0-7 tahun,” jelasnya.

Vivi mengaku selalu menerapkan pola atau sistem “jemput bola” agar anak-anak bisa memperoleh vaksin.

“Kita selalu sweeping dan menghubungi orang tua lewat kelurahan untuk menerima vaksin polio pada posko yang sudah ditentukan seperti di sekolah, gereja dan puskesmas,” katanya.

Menurutnya, capaian angka 2.215 itu hasil dari vaksin polio tahap satu atau dosis satu; dengan kategori umur 0-59 bulan sebanyak 1.332 orang, usia 5-5 tahun dan jurabg daro 7 tahun itu sebanyak 551 orang, dan diatas 7 tahun 11 bulan 29 hari sebanyak 332 anak.

“Dalam pelaksanaan vaksin hari ini masih ada yang terima dosis satu. Sementara capaian  untuk tahap dua atau dosis dua sampai dengan posisi kemarin (Jumat, red)) berada di angka 1.584 anak. Dari dosis 1 dan 2, kita belum mencapai target. Dosis pertama baru 53 persen capaiannya, sedangkan dosis 2 baru ada di 32 persen. Jadi kita belum mencapai target sebesar 4.168 sasaran,” jelasnya.

Vivi  menambahkan, untuk mengejar target yang ditetapkan itu, Puskesmas Pasir Panjang membuka pelayanan vaksin polio ini setiap hari.

Karena itu, diharapkan orang tua bisa membawa anaknya untuk menerima vaksin polio tetes di posko yang telah ditetapkan, seperti di sekolah-sekokah dan gereja, juga di Puskesmas Pasir Panjang sendiri,” tegas Vivi, mengingatkan. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version