dr. Christian Widodo (kiri) bersama Ketua Komwil IV APEKSI sekaligus Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat rapat pleno.(Foto: prokopim Kota Kupang)
DENPASAR, RANAKANEWS com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-21 di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Jumat (22/5).
Kehadiran Christian Widodo yang juga menjabat Wakil Ketua Komisariat Wilayah IV APEKSI menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mengambil bagian pada perumusan kebijakan pembangunan perkotaan di tingkat nasional, khususnya terkait tantangan pembangunan daerah, pelayanan publik, hingga dinamika global yang berdampak pada pemerintah daerah.
Mengusung tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”, forum tersebut menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rapat pleno, Christian Widodo bersama Ketua Komwil IV APEKSI sekaligus Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, membahas sejumlah rekomendasi strategis yang akan dibawa pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI di Kota Medan mendatang.
Forum itu juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Kupang untuk memperluas jejaring kolaborasi di berbagai sektor, seperti pelayanan publik, pembangunan perkotaan, pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi, dan pariwisata daerah.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan pentingnya kolaborasi antarkota dalam menghadapi kompleksitas persoalan perkotaan saat ini.
“Tidak ada satu kota yang mampu berkembang optimal secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi, berbagi sumber daya, dan saling menguatkan antarkota agar tujuan bersama dapat kita raih,” ujarnya.
Ketua Komwil IV APEKSI, Wahyu Hidayat, menambahkan bahwa forum tersebut menjadi ruang konsultasi dan koordinasi dalam membahas isu strategis, mulai dari layanan publik, fiskal daerah, infrastruktur, lingkungan hidup hingga dampak ketidakpastian global.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI, Hj. Ika Puspitasari, menilai semangat kolaborasi menjadi kebutuhan penting dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Komwil merupakan ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai persoalan daerah sekaligus merumuskan solusi yang dapat menjadi pembelajaran bagi kota lainnya,” katanya.
Selain rapat kerja, kegiatan juga dirangkaikan dengan seminar pariwisata yang menghadirkan akademisi Universitas Udayana, Prof. Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha.
Seminar tersebut membahas strategi penguatan sektor pariwisata daerah di tengah perubahan tren global dan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Di akhir kegiatan, forum secara resmi menetapkan Kota Mataram sebagai tuan rumah Rakerkomwil IV APEKSI tahun 2027. (JM/RN)










