Menyongsong Dies Natalis Ke-39, AMMAPAI-Kupang Lakukan Aksi Donor Darah di UTD PMI NTT

KUPANG, RANAKA-NEWS.com- Dalam rangka menyongsong  Dies Natalis ke-39 Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape ( AMMAPAI) Kupang menggelar aksi Donor Darah di Kantor Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Nusa Tenggara Timur, Jl. Veteran, No. 71A, Kelapa Lima, Kota Kupang. Aksi donor darah ini dilakukan pada hari Jumat, 19 Februari 2021 yang berlangsung cukup efektif.
Koordinator Umum aksi donor darah, Yohanes Vinue Ikun ketika di temui wartawan Ranaka.News.Com menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan untuk keperluan tertentu dan urgen.
“Kami menyelenggarakan aksi donor darah ini sebagai bentuk rasa peduli kami terhadap orang-orang yang nantinya akan membutuhkannya. Dalam momentum menyongsong hari ulang tahun ke- 39 ini, AMMAPAI-Kupang memberikan beberapa jenis golongan darah untuk di donorkan yakni, A, B maupun O untuk bisa di gunakan oleh orang yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara Sekrertaris Umum AMMAPAI-Kupang, Stefania Ina Melir Domaking juga mengatakan bahwa, aksi donor darah yang di lakukan di PMI Kota Kupang ditengah pandemi covid-19 sangat penting untuk di lakukan karena rasa takut akan virus tersebut membuat orang segan untuk melakukan aktivitas termasuk mendonorkan darah.
“AMMAPAI-Kupang memandang perlu adanya kegiatan ini untuk dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah, karena saat ini dimasa pandemic covid-19 ini banyak masyarakat yang takut mendonorkan darah sehingga terjadi kekurangan stok darah di UTD PMI NTT,” jelasnya.
Lanjutnya, AMMAPAI-Kupang melihat sejak pandemi Covid-19, muncul sebuah stigma di masyarakat yang mengatakan bahwa mendonor darah selama pandemi bisa berbahaya sehingga ada banyak masyarakat NTT yang takut untuk mendonorkan darahnya di masa pandemi begini.
Sementara itu Ketua Bidang Kemasyarakatan AMMAPAI-Kupang Anwar Subuh juga menjelaskan pandanganya bahwa, jumlah supplay kantong darah di Kota Kupang secara khusus dan NTT pada Umumnya semakin menipis dan membuat beberapa pengobatan penyakit seperti demam berdarah dan penyakit lainnya yang membutuhkan transfusi darah secara rutin menjadi terhambat karena kesulitan mencari kantong darah.
“AMMAPAI-Kupang mengharapkan agar aksi ini dapat bermanfaat bagi banyak orang pada khusunya untuk orang-orang yang sangat membutuhkan transfusi darah,” ungkap Anwar.
Perlu diketahui bahwa dalam kegiatan proses pendonoran darah ini, AMMAPAI-Kupang tetap menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah covid-19.
Setiap petugas PMI menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, begitu juga pendonor wajib menggunakan APD minimal masker, peserta wajib mencuci tangan, pengukuran suhu badan, tempat menunggu yang berjarak, serta pembagian jam donor agar tidak terjadi kerumunan. (HL/T)
error: Konten dilindungi!