Daerah  

Idul Adha Tahun 2021, Pondok Qur’an Darul Aulya Menyediakan 300 Ekor Hewan Kurban

KUPANG, RANAKANEWS.com- Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Pondok Qur’an  Darul Aulya Kupang  yang terletak di Jalan Cabang Perikanan Jurusan Bolok, Kelurahan Alak, Tenau, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyediakan 300  ekor Sapi sebagai hewan kurban yang dibagi- bagikan kesejumlah masjid di Kota Kupang.

Koordinator Umum, Haji Umar Lawe menyebut Pondok Qur’an Durul Aulya menyiapkan kurang lebih ada 300 ekor Sapi yang akan dibagikan kepada masjid-masjid di Kota kupang.  Dari 300 ekor Sapi yang disembelih, sumbangan dari donatur di pulau Jawa  sebanyak 250 ekor,  4 ekor Sapi dari donatur di NTT dan 1 ekor Sapi dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Ini adalah Pemotongan hewan kurban terbanyak di NTT. Kita membutuhkan waktu selama 3 hari dari Selasa, 20- 22/7/2021). Dari sekian ratusan ekor hewan kurban ini berasal dari Jawa yakni dari jaringan teman-teman putra sulung saya yang adalah pemimpin pesantren  ini, Ustad Dahrul Ikhwanul Umar,S, SP. I. Jadi, selain diperuntukan masjid-masjid, kelompok- kelompok pengajian,  juga bagi warga yang non muslim,” ujar Imam  Umar Lawe kepada wartawan dalam acara pemotongan hewan kurban, Kamis (22/7/2021).

Pantauan media di lokasi penyembelihan hewan kurban menunjukkan adanya kerukunan dan kerjasama yang baik antara umat muslim dan non muslim yang ikut membantu dalam kegiatan ini.

Sementara untuk pendistribusian daging kurban menurut Umar Lawe, dibagikan kepada masyarakat Kota Kupang terutama kepada panti asuhan dan beberapa lembaga sosial yang patut mendapat perhatian.

“Ditengah pandemi Covid-19, selama pelaksanaan kurban kita mengantisipasi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka, kita juga selalu menjaga, mengikuti peraturan Pemerintah yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” tutur Imam Umar Lawe.

Dalam perayaan Hari Raya Kurban kali ini, Imam Umar Lawe memaknai Idul Adha 1442H adalah sebagai bentuk  kepedulian.  Peringatan hari raya Idul Adha oleh umat muslim di Indonesia dan dunia bertolak dari penghayatan akan peristiwa iman ketaatan dan kepatuhan penyerahan diri secara total Nabi Ibrahim mempersembahkan putranya Ishak kepada Allah . Allah menyaksikan betapa setianya Nabi Ibrahim kepada Allah yang diimani maka titah Allah untuk tidak mengapa  apakah Isyak putranya.

Sebagai Pengganti Kurban  akan Putranya Ishak, dilihatlah seekor lembu jantan tambun yang tertambak pada semak belukar maka ambillah Lembu jantan ini dan disembelih sebagai pengganti Ishak. Melalui  sejarah inilah umat Muslim sedunia mengartikan kehidupan penuh bermakna ketika kurban persembahan kepada Allah dilakukan

Lanjut Imam Masjid Nurul Ikhwan, Umar Lawe, diambil dari sejarah keimanan dari nabi Ismail, artinya Dia lebih mencintai Maha Pencipta daripada mencintai anaknya sendiri (keluarganya).

Dirinya juga berharap “Donatur-donatur yang sekarang ini mudah-mudahan bisa lebih banyak lagi supaya kita bisa membagikan kepada banyak umat yang lebih banyak lagi yang menikmati,” pungkasnya. (MD)

error: Konten dilindungi!