WAIKABUBAK, RANAKANEWS.com – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumba Barat untuk berperan aktif dalam melestarikan lingkungan agar tetap terlindungi, terawat dan terus terjaga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan konservasi dengan penanaman pohon.
“Harapan saya masing -masing desa bisa melakukan penghijauan dan menjaga lingkungan,” kata Bupati saat melakukan acara penanaman anakan pohon di Desa Puu Mawo, Jumat (10/12/2021).
Menurut Bupati, menjaga kelestarian alam merupakan gerakan bersama mulai dari pemerintah daerah, kecamatan dan desa, serta didukung semua komponen masyarakat. Menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman pohon serta mencegah penebangan liar. Ia minta peran aktif dari camat dan kepala desa yang lebih tahu kondisi wilayah masing-masing.
Kegiatan ini bertujuan untuk lebih membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat Sumba Barat untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka membangun ekosistem lingkungan untuk memperbaiki, merehabilitasi dan merestorasi ruang terbuka hijau yang ada di Kabupaten Sumba Barat khususnya di kawasan hutan serta bertujuan untuk memulihkan kembali ketersediaan air yang semakin berkurang terutama saat musim kemarau.
Kabupaten Sumba Barat adalah salah satu kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki cukup luas kawasan hutan. Namun seiring waktu, kondisi kawasan hutan mengalami kerusakan sehingga diperlukan perhatian dari semua pihak untuk memulihkannya. Salah satu upaya ialah dengan melakukan aksi tanam pada beberapa kawasan hutan yang rus.ik dengan harapan dapat mengembalikan kondisi hutan yang Lestari. Selain itu juga, aksi tanam anakan kehutanan ini sebagai upaya sederhana yang harus diambil oleh kita semua dalam rangka ikut berpartisipasi menjaga udara agar tetap bersih.
Menurut Bupati, pemerintah daerah akan terus mendorong masyarakat untuk ikut menjaga dan memelihara ruang terbuka hijau, yang akan meningkatkan kualitas lingkungan. hidup yang lebih baik, dan menyerap karbondioksida di udara dalam rangka ikut berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.
Keberadaan pohon sangat penting sebagai penyangga kehidupan manusia dan bumi yang perlu dilindungi, dimanfaatkan, dan dikonservasi untuk generasi sekarang dan yang akan datang.
“Kegiatan aksi tanam anakan ini pun sebagai sarana edukasi dan untuk mengajak seluruh masyarakat agar menyadari pentingnya menanam pohon untuk menghindari banjir, longsor, dan menjaga ketersediaan udara bersih dan air karena dengan menanam pohon lingkungan kita akan sehat. Selain itu, keuntungan lainnya sangat banyak dan itu untuk kita semua, maka mulailah menjaga lingkungan kita dengan menanam pohon.” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Sumba Barat menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang peduli dalam mensukseskan kegiatan Aksi Tanam Anakan di Kawasan Hutan Pogo Bina.
“Semoga bisa kita lakukan di lokasi lain pada kesempatan berikutnya sehingga kita dapat mewariskan alam terbuka hijau yang lebih baik dan terawat kepada generasi yang akan datang. Saya berharap agar beberapa esensi pemikiran dan penekanan yang disampaikan berkaitan dengan kegiatan hari ini, menjadi semangat dan motivasi bagi kita semua untuk lebih menjaga dan mencintai lingkungan yang ada disekitar kita,” pungkasnya. (YB/S)










