KPPI NTT Berbagi Kasih untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Desa Takari dan Desa Benu

TIM KPPI NTT saat menyerahkan bantuan Sembako kepada para korban banjir di Desa Takari dan Desa Benu Kabupaten Kupang, Selasa (17/1/2023). (Foto: Istimewa).

KUPANG, RANAKANEWS.com– Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Nusa Tenggara Timur (NTT) berbagi kasih untuk masyarakat terdampak banjir di Kelurahan Takari dan Desa Benu, Kabupaten Kupang, pada Selasa (17/1/2023).

KPPI NTT merupakan suatu organisasi Perempuan yang ada di NTT. KPPI NTT yang dinahkodai oleh Ana Waha Kolin, SH, anggota DPRD Provinsi NTT dari  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergerak berbagi kasih ke lokasi bencana banjir pada bulan Desember lalu di Kelurahan Takari dan Desa Benu.

Ketua KPPI NTT, Ana Waha Kolin,SH menurutnya kegiatan Bakti Sosial ini dilaksanakan sebagai ungkapan kepedulian dan rasa kemanusiaan.

“Kami  merasa terpanggil untuk peduli dengan sesama saudara yang terdampak banjir di Desa Takari dan Desa Benu,” ungkap Anggota DPRD Provinsi NTT Komisi 1 Bidang Pemerintahan.

Paket sembako ini diserahkan langsung oleh tim KPPI yang langsung mengunjungi rumah/kediaman masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan diterima oleh warga dengan penuh sukacita.

“Adapun sejumlah paket Sembako yang berisi beras, minyak goreng, Supermi, Ikan Kaleng, penyedap rasa, Sabun Mandi, Sabun cuci, Shampo, Pampers (S,M,L,XL), susu, biscuit, dan sejumlah pakaian layak pakai,” sebut An Kolin.

Salah satu Ketua RT yang hadir mendampingi masyarakat dalam menerima bantuan yaitu Ketua RT 08, Kelurahan Takari, menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim KPPI NTT, sekaligus berharap agar dukungan dan saling support ini menjadi tali silahturahmi yang baik, sehingga masyarakat yang tertimpa bencana semakin kuat dan semakin baik dalam masa-masa pemulihan pasca bencana.

Hal senada pun disampaikan oleh salahsatu Kepala Dusun di Desa Benu, Ibu Jefrin Henuk menjelaskan bahwa bencana banjir kali ini sungguh-sungguh membuat masyarakat khsuusnya perempuan dan anak merasa cemas.

“Kalau sudah hujan lebat, tidur malam sudah takut-takut,” ungkap Jefrin.

Jefrin menyampaikan terima kasih kepada tim KPPI NTT yang peduli dengan kami disini. Harapannya semoga KPPI NTT selalu sukses ke depannya.

Tim KPPI NTT yang berkesempatan turun langsung ke lokasi bencana antara lain Lanny Koroh, Merry Salauw, Jesika Sodakain, Erlyn Kupa, Megasari Akhlis, dan Delyn Nara Hida. (TD)

error: Konten dilindungi!