
LARANTUKA,RANAKANEWS.com – Bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak untuk korban erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki kepada warga Desa Klatanlo Kecamatan Wulanggitang, telah disalurkan Pemerintah Desa kepada 161 Kepala Keluarga (KK), baik 121 yang bertahan di rumah, maupun 49 KK yang mengungsi, termasuk yang berada di tenda pengungsian Boru.
Hal ini diungkapkan Kepala Desa Klatanlo, Petrus Muda Kurang kepada Wartawan, saat disambangi di Kantor Desa Klatanlo, Selasa (09/01/1/2024) siang.
Kendati demikian, paket barang yang dibagikan sumbangan dari para donatur, minus Beras karena belum cukup.
“Beras baru 300 Kilogram, sehingga belum bisa dibagikan.
Kami masih butuh beras lagi, biar bisa dibagikan rata-rata per KK dapat 5 Kg,”katanya.
Ia menjelaskan paket barang bantuan kemanusiaan yang sudah dibagikan per Kepala Keluarga adalah: Mie 10 bungkus, Minyak Goreng Golgo biasa 1 botol, Telur 10 butir, Sabun Rinso 4 bungkus ukuran kecil, Kopi, Energen, Aqua Gelas 1 dos, Teh Sari Wangi 1 bungkus, Wings biru 1 buah, Sabun mandi 1 buah, Autan, Minyak Kayu Putih, Telon Baby, Odol Gigi, Sikat Gigi, Selimut Lansia dan Bayi, Pempers dan Pakaian, dimana warga korban datang pilih sendiri.
“Selain itu, ada Ikan yang diantar kepada para pengungsi yang berkumpul di rumah warga seperti di Desa Boru Kedang, yang berada dalam satu rumah itu jumlah sampai 2 atau 3 orang.
Kami juga bagikan makanan ringan seperti Aneka Biskuit rentengan diantaranya Ball, Oreo,Malkis, Aneka Aroma, Roti Kemasan dan Susu,”ujar Kades Petrus Muda, tersenyum, yang didampingi beberapa perangkat desa.

Ia juga sampaikan, bantuan yang telah dibagikan ini didata lengkap, dan dilaporkan kepada Posko Penanganan di Kantor Camat Wulanggitang, juga kepada para Donatur.
Sementara untuk pengungsi mandiri yang ada di Larantuka, Desa Bama, Lewokluok, termasuk di Boru, dititipkan kepada Keluarga yang datang ambil di Kantor Desa.
“Bukan hanya barang yang disumbangkan, tetapi ada juga yang menyumbangkan uang, yang nilainya sudah Rp5,5 juta.
Uang ini telah disepakati untuk belanja Beras supaya dibagikan kepada warga.
Kami butuh beras, karena tidak ada yang ke kebun saat ini.
Pasar juga tutup, sehingga semua kesulitan uang untuk beli beras,”sambungnya.
Ditanyai Wartawan terkait pelayanan kesehatan bagi warga korban yang bertahan di rumah, Kades yang murah senyum dan selalu riang gembira ini mengatakan, pihaknya telah meminta tenaga kesehatan dari Puskesmas Boru untuk turun ke desa.
“Iyah, tenaga kesehatan juga sudah turun melayani warga yang bertahan di rumah.
Pelayanannya berjalan baik dan lancar.
Nanti Saya koordinasi lagi untuk turun kembali, karena saat ini sudah mulai hujan, takutnya ada gangguan kesehatan,”timpalnya.
Pihaknya, sambung Dia, terus menghimbau warga agar bermasker dan mentaati semua anjuran serta arahan Pemda Flotim.
Lebih jauh, terkait stok Masker di Kantor Desa Klatanlo, Petrus Muda mengatakan, Masker masih cukup saat ini, setelah dibagikan kemarin.
“Stok masih ada 20 pak, berisi 50 lembar per pak. Untuk saat ini masih cukup.
Kami juga butuh pasokan minyak tanah lagi,”tutupnya, sembari tambahkan, kegiatan di Kantor Desa tetap berjalan seperti biasa, masuk pagi pulang sore, untuk bisa menerima bantuan yang masuk, menyimpan dan mengatur penyalurannya. (OLA)










