Mei 2025, Provinsi NTT Mengalami Inflasi Tertinggi di TTS sebesar 3,59 Persen, Terendah di Kota Kupang

Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si.,M.Si (tengah) didampingi Putu Dita Pickupana, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi NTT dalam Jumpa Pers di Aula Lantai 2 Kantor BPS NTT, Senin (2/6/2025). (Dok: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – “Pada Mei 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 1,60 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,63.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 3,59 persen dengan IHK sebesar 109,78 dan Inflasi terendah terjadi di Kota Kupang sebesar 0,71 persen dengan IHK sebesar 106,5”.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S. Si., M.Si.,didampingi Putu Dita Pickupana, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi NTT dalam Jumpa Pers di Aula Lantai 2 Kantor BPS NTT, Senin (2/6/2025).

Lebih lanjut Matamira mengatakan bahwa Inflasi y-on-y Mei 2025 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 9 dari 11 indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,57 persen.

Matamira menyebutkan, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,58 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09 persen.

Sedangkan Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,36 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,05 persen, Kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,08 persen,  kelompok pendidikan sebesar 1,46 persen,  kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,00 persen. Dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,46 persen.

Sementara, kelompok yang mengalami penurunan indeks harga, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,42 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,18 persen pada Mei 2025.

“Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami deflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,40 persen pada Mei 2025. Dan juga terjadi inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 1,16 persen pada Mei 2025,” pungkasnya. (TD)

error: Konten dilindungi!