
LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Kunjungan kerja Bupati Flotim Anton Doni Dihen ke Pulau Adonara, Kamis 14 Agustus 2025 dalam rangka melantik Kepala Desa Adonara Antar Waktu, Abdul Wahid Bapa Ana,SE, dan melakukan panen perdana padi di areal sawah Waigowa Desa Kolilanang Kecamatan Adonara, diatas lahan seluas 1,5 hektar yang dikelolah BUMDes Lanang Gagah, terus memberi daya dorong yang nyata dan bertenaga membumikan spirit lompatan jauh dalam berdesa.
Selain melantik Kepala Desa Adonara Antar Waktu Abdul Wahid Bapa Ana, yang menggantikan mantan Kades Adonara Amiludin Lega yang mengundurkan diri karena sakit, Bupati Anton Doni juga sekaligus mengukuhkan masa jabatan Kades Adonara dari 2021-2027 menjadi 2021-2029 melalui keputusan Bupati Flotim Nomor 228 Tahun 2025 tentang Perpanjangan masa jabatan Kades Adonara.
Dalam keterangan Pers yang disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Flores Timur, Paulus Petala Kaha,S.Sos.,M.Si, yang diterima Redaksi Ranakanews com Biro Flotim-Lembata,
“Terima kasih kepada mantan Kades Amiludin Lega atas seluruh jasanya selama menjabat Kepala Desa Adonara.
Terima kasih juga kepada Penjabat Kepala Desa Adonara Zambrut Paron Mangu,SE yang telah melaksanakan tugas, sekaligus memfasilitasi pemilihan Kepala Desa Antar Waktu dengan baik dan lancar.
Semoga Desa Adonara yang memiliki nilai historis tinggi dan punya pengaruh kejayaan pada masanya, makin memberi spirit lompatan jauh dalam berdesa, yang kini dipimpin oleh mantan seorang ASN, yang pernah menduduki jabatan Camat
Saya dan Kita semua tentu berharap Kepala Desa terlantik Abdul Wahid Bapa Ana dapat memanfaatkan pengalaman dan pengetahuannya untuk membangun Desa Adonara lebih baik dan inovatif dengan spirit lompatan jauh,”tegas Bupati Anton Doni, saat memberi sambutan.
Ia juga menyampaikan dalam waktu dekat akan digelar roadshow konsolidasi untuk pemetaan sumber daya di desa guna mendukung program ‘Big Push’ sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan serta sektor lainnya.
“Tak hanya itu, roadshow konsolidasi pemetaan sumber daya juga untuk pemetaan penyusunan ‘business plan’ Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa,”sambung Bupati Anton Doni.
Terpisah, Kadis PMD Flotim Petala Kaha yang mendampingi Bupati Anton Doni, lebih jauh menjelaskan, roadshow konsolidasi yang disentil Bupati Anton Doni dalam sambutannya, sedianya dilaksanakan dalam waktu dekat di 5 titik, yakni: 2 titik di Pulau Adonara, 2 titik di Daratan Larantuka dan 1 titik di Pulau Solor.
“Roadshow konsolidasi itu dipimpin langsung Bupati Anton Doni, dihadiri seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa, Ketua BPD dan Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,”tutupnya.
Panen Padi, Bupati Beri Penghargaan BUMDes Lanang Gagah
Usai melantik Kades Adonara Antar Waktu, Bupati Anton Doni melakukan Panen Padi seluas 1,5 hektar milik BUMDes Lanang Gagah Desa Kolilanang, di aral Sawah Waigowa, yang didanai 20 persen kuota ketahanan pangan dana desa Kolilanang tahun anggaran senilai Rp207.000.000.

‘Dana itu digunakan untuk membuka lahan pertanian seluas 5,2 hektar, dengan alokasi tanam Padi 1,5 hektar, Jagung 2,7 hektar dan tanaman Hortikultura seperti Bawang dan Sayuran 1 hektar.
Semua lahan ini sudah ditanami dan siap panen.
Sedangkan untuk pengembangan kedepan dalam tahap persiapan, yakni buka lahan tanam Porang dan Ternak Ayam Petelur,”terang Paulus Petala mengutip pernyataan Kades Kolilanang Ferdinand Bain, dihadapan Bupati Anton Doni.
Terobosan bertenaga ini langsung disambut positif Bupati Anton Doni.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemdes Kolilanang dan Pengurus BUMDes atas kebijakan inovatif pemanfaatan dana desa 20 persen untuk ketahanan pangan ini.
Saya akan memberikan penghargaan pada saat apel peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2025 tingkat Kabupaten Flotim,”timpalnya memberi energi positif.
Dalam dialog singkat bersama petani, Bupati Anton Doni minta agar semua persoalan dan kebutuhan seperti bibit, Alsintan untuk pengembangan, perluasan dan pengolahan lahan di kawasan tersebut didata serta dibuat perhitungan secara baik, agar memudahkan Pemda merancang anggaran terukur.
“Ini juga untuk membantu Pemda Flotim dalam RPJMD periode 2025-2029, yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu sektor prioritas, yang nantinya diurus dengan cara yang lebih bertenaga, berdaya dorong lebih kuat untuk dapat menciptakan lompatan produktivitas yang lebih tinggi,”tutup Bupati Anton Doni, saat berdialog dengan petani, sebelum kembali ke Larantuka. (OLA)










