KUPANG, RANAKANEWS.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timuir (NTT) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTT menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, khususnya pelajar, komunitas, mitra kerja, dan masyarakat umum.
Pantauan media ini, pada puncak dilaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serta penyerahan penghargaan PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan) kepada perusahaan penerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen dalam mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Dalam sambutan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT, Sulastri H.I.Rassid menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang edukasi, partisipasi, dan aksi nyata dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Menurutnya Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 6 Juni bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
“Momentum ini merupakan panggilan bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan hidup. Sebagaimana tema global tahun ini, “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future”, dunia mengajak kita menjadikan alam sebagai inspirasi untuk memperkuat aksi iklim demi masa depan yang lebih baik,” ujar Gubernur NTT, Melki Laka Lena yang dibacakan Kadis DLHK NTT Sulastri Rasyit di Kupang bertempat di pelataran Kantor Gubernur Ex Rumah Pohon pada Sabtu (6/6/2026) pagi.
Tampak hadir pada live streaming bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Instansi Lingkungan Hidup se-Indonesia tersebut, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT, Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi NTT Alfonsius W.Raka, siswa pemenang lomba pidato tingkat SMA/ SMK/MA se- Kota Kupang, pemenang lomba kreatif dari bahan bekas tingkat SMP/ MTs se- Kota Kupang, penerima sertifikat PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan), orang tua siswa, dan guru pembimbing, serta insanj pers.
“Saat ini dunia menghadapi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, pencemaran dan kerusakan lingkungan. Tantangan tersebut juga dirasakan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur, seperti musim kering yang berkepanjangan, keterbatasan sumber daya air, ancaman terhadap ekosistem pesisir dan laut, serta persoalan sampah yang masih menjadi perhatian bersama.
Oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tema nasional Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yaitu “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema ini menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak cukup hanya berhenti pada pengetahuan dan kesadaran, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan,” ujar Melki Laka Lena.
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, semangat tersebut kita implementasikan melalui tema “Aksi Iklim dan Kepedulian Lingkungan untuk NTT yang Tangguh dan Berkelanjutan.” Tema ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah sehingga mampu beradaptasi dan memitigasi perubahan iklim sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.
Rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang telah dilaksanakan sejak tanggal 3 Juni merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam membangun kesadaran dan aksi lingkungan. Mulai dari edukasi perubahan iklim melalui dialog interaktif RRI, lomba mewarnai bagi siswa sekolah dasar, lomba kreasi daur ulang plastik bagi siswa SMP, lomba pidato lingkungan bagi siswa SMA, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, aksi bersih pantai, hingga kampanye dan aksi lingkungan yang kita laksanakan pada hari ini.
Secara khusus, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta lomba, khususnya anak-anak dan para pelajar yang telah menunjukkan kreativitas, semangat, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui berbagai karya dan gagasan yang ditampilkan. Kalian adalah generasi yang akan melanjutkan upaya menjaga bumi dan menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan,” ungkap Melki Laka Lena.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam berbagai rangkaian kegiatan, termasuk aksi bersih pantai, kampanye lingkungan, kegiatan edukasi, donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta berbagai aksi nyata lainnya. Kehadiran dan keterlibatan aktif masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan hidup tumbuh dan menjadi gerakan bersama.
Semoga semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian yang telah ditunjukkan selama rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini terus terjaga dan menjadi inspirasi untuk melakukan tindakan-tindakan sederhana namun bermakna bagi lingkungan di sekitar kita.
Keberhasilan aksi iklim sesungguhnya tidak hanya diukur dari besarnya program yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana gerakan tersebut mampu menyentuh lingkungan terkecil dalam kehidupan kita, mulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga komunitas. Perubahan besar bagi bumi dan lingkungan hidup akan lahir dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu dan menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.
Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk terus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari sumbernya, menghemat air dan energi, menjaga kebersihan lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan hidup.
Saya berharap momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat serta media dalam mewujudkan Nusa Tenggara Timur yang bersih, sehat, tangguh, dan berkelanjutan.
Selanjutnya, pada kesempatan yang berbahagia ini akan dilaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 serta penyerahan penghargaan PROPER kepada perusahaan penerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen dalam mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Akhirnya, saya mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk terus bekerja bagi iklim melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari mulai dari hal yang sederhana. Mari kita jaga lingkungan hidup, kurangi sampah, lestarikan sumber daya alam, dan memperkuat kolaborasi demi mewujudkan NTT yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.
Terima kasih
Gubernur Melki juga menyampaikan Terima kasih atas perhatian dan partisipasi seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap upaya dan pengabdian kita bagi lingkungan hidup dan masa depan generasi mendatang. Ayo Bangun NTT!
Sementara itu, Ketua Panitia Johnni U.R.Anabuni menyampaikan, pihaknya telah dilaksanakan sejumlah kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas.
Johnni menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan yaitu kampanye lingkungan tingkat SMA/SMK/MA /MA. “Melalui kampanye ini, diharapkan suara generasi muda dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan,” ujarnya. Pameran hasil karya daur ulang bahan bekas yang menampilkan kreativitas para pelajar dalam mengubah barang bekas menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi. Karya yang ditampilkan berasal dari para pemenang lomba kreasi bahan bekas.
Edukasi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan sampah plastik maupun sampah organik yang difasilitasi oleh Fakultas Sains dan Teknik, Program Studi Teknik Mesin, Undana Kupang. Kegiatan edukasi ini memberikan pengetahuan praktis mengenai cara mengurangi, mengolah, dan memanfaatkan sampah agar tidak menjadi beban bagi lingkungan. Penukaran 20 botol plastik bekas dengan tumbler atau tas belanja ramah liongkungan.
Menurutnya kegiatan ini menjadi ajakan sederhana namun bermakna agar masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan senam zumba bersama, kuis interaktif berhadiah untuk meningkatkan antusiasme peserta, serta pembagian anakan pohon secara gratis kepada masyarakat sebagai simbol ajakan untuk menanam, merawat, dan menjaga bumi mulai dari lingkungan sekitar. Live Streaming Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Nasional Tahun 2026.
“Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian, membangun kolaborasi, dan mendorong aksi nyata dalam menjaga lingkungan hidupdemi masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Kepala Bidang Penataan, Pengkajian, dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup Provinsi NTT.
Ia menjelaskan, kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi NTT tahun 2026 dilaksanakan atas pastisipatif penuh para pelaku usaha.
Beberapa pelaku usaha sangat peduli terhadap masalah lingkungan. Pelaku usaha tersebut telah memiliki Persetujuan lingkungan yang dikeluarkan oleh pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Pusat.
Suncable
Suncable adalah perusahaan penyediaan kelistrikan dan energi baru terbarukan yang melintasi wilayah NTT. Karena kepeduliannya terhadap upaya pelestrarian lingkungan maka suncable bersama mitra lainnya mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh DLHK NTT.
Berikut nama pemenang lomba pidato tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Kupang:
Juara 1: Merlin Magdalena Seran – SMAN 6 Kupang.
Juara 11: Tirsha Julaisting Graciano Bere – SMA Swasta Katolik Sta.Familia Sikumana Kupang
Juara 111: Theresia Carolina Rea – SMA Katolik Giovanni Kupang
Kreatif dari bahan bekas tingkat SMP/MTs se-Kota Kupang:
Juara 1: Tim – SMPN 14 Kupang
Juara 11: SMP Katolik Santa Familia Sikumana
Juara 111: SMPN 8 Kupang. (TD)












