Daerah  

Akreditasi Puskesmas Harus Jadi Budaya dan Dikerjakan Setiap Saat

LARANTUKA,RANAKANEWS.com –
Mengingat pentingnya Akreditasi dan Reakreditasi Puskesmas guna mengevaluasi capaian kinerja dan mendorong inovasi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, maka selain menjadi urusan wajib, yang mau atau tidak mau harus dilakukan, dalam rangka melanjutkan kerjasama dengan BPJS Republik Indonesia, namun hendaknya Reakreditasi atau memotret kembali apa yang sudah dikerjakan mestinya jadi budaya kerja dan dikerjakan setiap saat juga oleh masyarakat.

Demikian penegasan yang disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Flores Timur (Flotim) Drs.Yohanis Djong saat mewakili Kadinkes Flotim, dr.Agustinus Silimalar membuka kegiatan Reakreditasi Puskesmas Ile Bura, Kamis 28 September 2023 hingga Sabtu, 30 September 2023, di Puskesmas Ile Bura, Desa Lewotobi.

Menurut Yohanis Djong, memang kegiatan Akreditasi dan Reakreditasi secara formil dilakukan setiap 5 tahun sekali, namun guna meningkatkan profesionalitas kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, maka mestinya akreditasi sudah harus menjadi budaya kerja, sebagaimana prinsip kerja sesuai standar-standar profesionalitas yang sudah diatur.Artinya,akreditasi itu sudah jadi budaya kerja setiap hari, sehingga nanti Direakreditasi setiap 3 sampai 5 tahun lagi itu, harapan menjadi Puskesmas berstatus paripurna itu sudah didepan mata.

Dan, tidak perlu harus buru-buru kerja semua dokumen, atau penataan fisik gedung, serta lainnya, namun secara profesionalitas berjalan normal saat dinilai Tim Surveior.

Masyarakat dan Lintas Sektor Ile Bura, melalui Para Kepala Desa, BPD dan Tokoh masyarakat, yang terlembaga dalam Badan Peduli Kesehatan (BPK) Ile Bura, juga hendaknya memberikan pengawasan setiap saat agar kinerja profesionalitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Ile Bura, terus meningkat.

Dan, inilah Akreditasi yang sesungguhnya.

Olehnya, Saya harap mesti ada perbaikan pelayanan kesehatan dan kinerja Puskesmas yang nyata pasca Reakreditasi ini.

Komitmen menjadi Puskesmas Ile Bura yang paripurna harus bisa diraih,”tukasnya, memberikan motivasi.

Yohanis Djong pada kesempatan itu juga berpesan, agar seluruh Tenaga Kesehatan Puskesmas Ile Bura mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Reakreditasi Puskesmas dengan baik, dan segera memperbaiki semua kekurangan yang dinilai Tim Surveior, Ibu Emiliana Reku,S.KM selaku Ketua, dan Anggota, dr.Augustin Rachmad Tjahyadi.

“Saya minta tetap optimis dan terus memperkuat komitmen bersama menjadikan Puskesmas Ile Bura menjadi Rumah Rawat Inap yang paripurna bagi seluruh masyarakat Ile Bura.

Apalagi, mengingat letaknya juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Sikka, yang aksesnya semakin terbuka, dan punya lahan yang luas dan sangat menunjang pengembangan banyak fasilitas kesehatan kedepan,”tandasnya.

Selain itu, Yohanes Djong juga mengapresiasi dukungan lintas sektor dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan Reakreditasi Puskesmas Ile Bura, yang berlangsung selama 3 hari, sejak Kamis, 28 September 2023 hingga Sabtu 30 September 2023.

Pantauan Media, baik Tim Surveior, dan seluruh Staf Puskesmas Ile Bura, terlihat full aktivitas sejak hari pertama, kedua, dari pagi hingga malam.

Suasana di Puskesmas Ile Bura benar-benar serius.

Tidak ada Staf Puskesmas Ile Bura yang terlihat santai.

Kendati demikian, pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang datang berobat, tetap berjalan seperti biasa.

Sementara sesuai jadwal, Reakreditasi dilanjutkan hari ini Sabtu, 30 September 2023 hingga selesai.(OLA/RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version