Andrean Ongo Natung Persembahkan Emas dan Perunggu untuk Ngada di Kejuaraan Road to PON 2028

Andrean Ongo Natung meraih medali emas pada kategori Jurus Tunggal Putra Remaja serta medali perunggu pada kategori Remaja. (Foto: Istimewa)

RUTENG, RANAKANEWS.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kabupaten Ngada, Andrean Ongo Natung atau yang akrab disapa Dean, pada ajang Kejuaraan Open Turnamen Antar Perguruan se-Provinsi NTT Road to PON 2028 yang berlangsung di Ruteng pada 25–30 Juni 2026.

Mewakili Perguruan Perisai Diri Kabupaten Ngada, Dean tampil gemilang dengan meraih medali emas pada kategori Jurus Tunggal Putra Remaja serta medali perunggu pada kategori Remaja. Raihan tersebut menjadi pencapaian terbaiknya selama mengikuti berbagai kejuaraan pencak silat.

Dean merupakan putra pasangan Ferdy Taruna dan drh. Rosalina Eba, yang bertugas sebagai ASN di Kabupaten Ngada. Remaja kelahiran Bajawa pada 2011 itu telah menyelesaikan pendidikan di SMPN Satap 2 Soa dan kini diterima sebagai siswa di SMA Negeri 2 Langke Rembong, Ruteng.

Prestasi yang diraih tidak datang secara instan. Pada 2023, Dean mengikuti Kejuaraan Open Turnamen Antar Perguruan se-Daratan Flores di Maumere, namun belum berhasil membawa pulang medali. Pengalaman tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Kerja keras itu mulai membuahkan hasil pada 2024 saat mengikuti kejuaraan yang sama di Ende. Kala itu, Dean berhasil meraih dua medali perunggu sebagai bukti perkembangan yang signifikan.

Puncaknya terjadi pada Kejuaraan Open Turnamen Antar Perguruan se-Provinsi NTT Road to PON 2028 di Ruteng tahun 2026. Dean sukses naik podium tertinggi dengan meraih medali emas sekaligus menambah koleksi medali perunggu.

Ditemui di kediaman orang tuanya di kawasan Goro Pau, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Dean mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.

“Saya senang dengan capaian ini. Medali yang saya dapat saya persembahkan untuk bapa dan mama yang selalu mendorong saya untuk terus berlatih. Semoga ke depannya saya bisa terus meraih prestasi yang lebih baik,” ujar calon siswa SMA Negeri 2 Langke Rembong itu.

Keberhasilan Dean tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan pelatih Mateus Kio dan Lodovikus Rangga Se, serta sentuhan pelatih senior Perisai Diri Kabupaten Ngada, Oskar Toka.

Berkat pembinaan yang berkelanjutan, atlet-atlet Perisai Diri Ngada terus menunjukkan peningkatan prestasi di berbagai ajang, dengan Dean menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan pembinaan tersebut.

Kejuaraan antarperguruan se-Provinsi NTT ini diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi NTT. IPSI merupakan organisasi induk resmi pencak silat di Indonesia yang menaungi berbagai perguruan dan aliran pencak silat, sekaligus berperan dalam pembinaan atlet serta penyelenggaraan berbagai kejuaraan di tingkat daerah maupun nasional.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi Dean untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi pada level yang lebih tinggi, sekaligus menginspirasi generasi muda Kabupaten Ngada dan Manggarai agar terus berprestasi serta mengharumkan nama daerah melalui olahraga.(WG)

error: Konten dilindungi!