Bahaya Narkoba di Lingkungan Masyarakat

Bahaya Narkoba di Lingkungan Masyarakat

OPINI-RANAKANEWS.com- Narkoba merupakan singkatan dari narkotik, psikotropika dan bahan adiktif lainya. awalnya penguna narkoba tergoda dan merasakan kesenangan sesaat yang pada dasarnya efek dari narkoba ini merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

Menurut jackobus (2005) Narkoba adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman dam bukan tanaman, baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Penyalahgunaan narkoba dapat memberi efek peningkatan frekuensi denyut jantung, irama jantung tidak teratur, penyempitan pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Narkotika sebenarnya adalah obat-obat yang digunakan dalam dunia kesehatan dengan sangat berguna,namun jadi masalah ketika narkoba disalahgunakan, seperti dikonsumsi tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh dan tidak sesuai dosis.

Bahaya narkoba terhadap kesehatan tubuh menganggu kondisi otak dan tubuh, narkoba dapat berpengaruh kemampuan seseorang untuk menjalani hidup sehat dan mengambil keputusan yang benar.

Halusinasi merupakan efek samping dari penguna ganja, muntah, peningkatan tekanan darah, denyut nadi dan gangguan kecemasan, kebingungan serta paranoid efek jangka panjang dari ganja dapat menganggu mental dan menyebabkan gila pada pecandu, kejang hingga kematian. narkoba jenis sabu, opium, dan kokain dapat menyebabkan berbagai efek buruk, termasuk perilaku psikotik, kejang-kejang dan bahkan kematian akibat overdosis.

Faktor penyebab seseorang (lingkungan masyarakat) mengunakan narkoba seperti faktor individu. Penyalahgunaan dimulai atau terdapat pada keyakinan diri individu yang lemah atau tidak percaya diri. sebab individu yang memiliki keyakinan diri lemah dapat mengalami perubahan biologik, psikologi maupun sosial, oleh karena itu individu memiliki keyakinan diri lemah sangat rentan untuk bisa menjadi korban dari penyalahgunaan narkoba.

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat mengunakan obat-obatan tersebut kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan bisa menyebabkan kematian jika telah overdosis perubahan sikap, perangi, dan kepribadian yang berubah dalam lingkungan masyarakat dan kehidupan sehari-hari. Menurunnya sikap tanggung jawab, disiplin dan rasa malu di kehidupan masyarakat.

Upaya pencegahan di lingkungan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama, dalam hal semua pihak terutama karang taruna, RT, RW, lurah, camat, dan lembaga masyarakat lainya harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap lingkungan masyarakat.

Upayanya juga melakukan kerjasama dengan pihak yang berwenang atau BNN untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, mengadakan kerjasama dengan pihak BNN untuk membentuk tim relawan anti narkoba, karena dengan adanya relawan anti narkoba di lingkungan masyarakat bermanfaat bagi masyarakat bisa konsultasi dan paham bahaya narkoba untuk tubuh dan lingkungan. Dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba di harapkan tokoh masyarakat terampil karena tokoh masyarakat yang dapat memberikan pengaruh positif terhadap kelangsungan program pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Masyarakat merupakan elemen penting upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, suatu rasa kebersamaan dan sosial yang tinggi antar sesama, karena dalam kehidupan masyarakat pula segala aktifitas berjalan mulai dari hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan stabilitas.

Peran dan posisi yang strategi dalam melaksanakan upaya penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba karena pencegahan penyalahgunaan narkoba dikalangan masyarakat merupakan upaya untuk memberikan kekuatan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat dan melakukan upaya untuk mencapai kebutuhan tersebut. Pendekatan ini dianggap sesuai dan relevan dalam mengatasi masalah narkoba dikalangan masyarakat.

Maria karsitika Hambut, Mahasiswi Semester Dua, Prodi PGSD, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

error: Konten dilindungi!