KUPANG, RANAKANEWS.com– Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menutup secara resmi pameran perumahan Breilian Expo di Lippo Plaza, Minggu (10/4/2022) sore.
Pameran perumahan terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut diiniasi oleh Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTT berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kupang.

Wawali dalam sambutannya mengapresiasi BRI dan REI NTT bisa menyelenggarakan Breilian Expo dimana dalam 10 hari mampu menjual 135 unit rumah yang setara dengan Rp24 Miliar lebih.
“Salut!, itu sebuah prestasi luar biasa walau ditengah ekonomi yang melemah akibat pandemi. Breilian Expo berlangsung selama 10 hari sejak 31 Maret-10 April 2022 dengan hasil penjualan 135 unit rumah atau setara dengan Rp24 Miliar lebih itu sudah sangat luar biasa,” akui Wakil Wali Kota Kupang dua periode itu.
Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Kupang, Stefanus Juarto, SE., mengatakan untuk pembiayaan Perumahan bukan baru tahun ini saja, BRI sudah melakukannya sejak 5 (lima) tahun yang lalu.
“Kenapa kita lakukan Expo kali ini, karena 2 (dua) tahun terakhir ada Covid. Karenanya pasar lesu. Dan bukan hanya sektor Perumahan saja seluruh sektor itu terdampak. Namun untuk perumahan, BRI mencoba untuk melakukan Expo untuk menggugah kembali minat masyarakat,” kata Juarto.
“Sehingga harapannya dengan Expo ini memberikan keyakinan kembali ke masyarakat bahwa saat ini pihak perbankan itu benar-benar serius untuk membantu pembiayaan kepemilikan rumah. Jadi diharapkan dengan adanya Expo ini animo masyarakat itu semakin besar terhadap kepemilikan rumah; rumah layak huni. Karena kebutuhan rumah ini kan kebutuhan dasar dan kebutuhan-kebutuhan dasar ini harus segera terpenuhi,” ujar Juarto.
Menurut Juarto, ketika kebutuhan dasar manusia itu terpenuhi maka kesejahteraan hidupnya semakin membaik. Kalau semua membaik tentu efeknya banyak lagi nanti. Memang pasti akan dapat kebaikan.
Lebih lanjut Juarto menuturkan, “Kali ini kita kerjasama dengan DPD REI NTT, kita ingin mendorong teman-teman developer untuk memasarkan rumah yang ada, yang sudah 2 (dua) tahun ini pemasaran mereka agak lesu. Jadi ternyata ketika kita adakan seminggu ini animo masyarakat banyak. Terbukti Jumat lalu langsung mengadakan akad di tempat, bagi 30 orang yang membayar langsung di tempat. Memang permohonan kita banyak hanya karena memang yang hadir saat pembukaan (Jumat, 1 April 2o22, red) itu hanya 30 orang. Dan setelah ini pun kita akan proses yang lain. Jadi intinya agar kepemilikan rumah ini benar-benar dijangkau oleh masyarakat umum NTT di Kota Kupang dan sekitarnya,” tutur Juarto.
BRI dalam mendukung REI akan memberikan pelayanan terbaik. Dirinya meyakini dengan pelayanan yang baik sejak awal, maka tentu menjadi pilihan masyarakat. Tetapi tentu seluruh semua bank akan memberikan penawaran dan pelayanan yang terbaik termasuk penawaran suku bunga dan lain sebagainya, dan BRI juga demikian.
“Saya yakin kalau pelayanan kita baik tentu akan menjadi pilihan utama. BRI akan berupaya mencegah terjadinya kredit macet dengan seleksi awal yang benar. Seleksi dan pelayanan yang baik adalah garansi yang diberikan oleh BRI agar tidak terjadi kredit macet,” jelasnya.
Ia menambahkan, penetapan suku bunga bank dan syarat administrasi di BRI, hampir sama dengan bank-bank yang lain dalam proses administrasi kepemilikan rumah.
Breilian Expo 2022 merupakan perhelatan DPD REI NTT yang biasanya dilakukan 2 kali setahun, namun sejak 2020 adanya pandemi tidak dilakukan. Dan Breilian merupakan Expo pertama REI NTT menggandeng BRI sebagai lembaga pembiayaan perkreditan rumah subsidi bagi masyarakat NTT.
Ketua Panitia Breilian Expo Expo Tahun 2022, Chandra Sanjaya dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada BRI dan yang sudah mau bekerjasama dengan REI NTT dalam membantu pembiayaan kredit rumah layak huni bagi masyarakat atau rumah bersubsidi dalam Expo 2022 ini.
“Ini Expo pertama setelah masa pendemi dan ini merupakan Expo terbesar dan pertama REI dan BRI. Breilian Expo berlangsung selama 10 hari dengan hasil penjualan 135 unit rumah atau setara dengan Rp24 miliar lebih. Dan yang luar biasa ada 30 orang yang melaksanakan akad dan pembayaran langsung di tempat Expo,” katanya.
“Terima kasih kepada pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, berharap dukungan penuh dari pemerintah juga Terima Kasih kepada BRI, atas kerjasama kolaborasi antara REI NTT dan BRI dalam hal ini Kepala BRI Cabang Kupang, Stefanus Juarto, juga kepada media yang setia menghadiri dan mempublish kegiatan Expo ini,” ucap Chandra.
Sementara Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby menyampaikan sangat apresiasi dengan hasil yang sudah dicapai, walau belum sesuai target penjualan yang ditetapkan DPD REI NTT dalam Breilian Expo 2022 ini yakni 200 unit rumah dengan nominal Rp35 Miliar. Sedikit dibawah target REI NTT yakni 200 unit rumah dengan Rp34 miliar.
“Pencapaian selama 10 hari di tengah pandemi ini sudah sangat menggembirakan dan menandakan selain ekonomi mulai bangkit, tapi juga sebagai fakta bahwa kebutuhan masyarakat akan hunian layak sangat tinggi.
Breilian Expo 2022 merupakan perhelatan DPD REI NTT yang biasanya dilakukan 2 kali setahun, namun sejak 2020 adanya pandemi tidak dilakukan. Dan Breilian merupakan Expo pertama REI NTT menggandeng BRI sebagai lembaga pembiayaan perkreditan rumah subsidi bagi masyarakat NTT.
Boby juga menekankan dan meminta atensi Pemerintah Kota Kupang terhadap perijinan yang masih belum peroleh titik terang.
Menanggapi permintaannya, Wawali Kota Kupang, dr. Herman Man kepada media berjanji akan berdiskusi dengan Wali Kota Kupang, untuk membuat perubahan terhadap PERDA Perijinan yang sudah berubah dari IMB ke PBG. (RN)