Bupati Jhon Dade Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Pembina UKS

WAIKABUBAK, RANAKANEWS.com- Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH membuka dengan resmi kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Tengah selama dua hari, Rabu- Kamis (3- 4/10/2021) di Aula Gedung Alfa dan Omega Waikabubak.

Turut hadir Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH, Para Pimpinan PD/UK dan Tim Pembina UKS Kabupaten Sumba Barat, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah, Direktur Yayasan Wahana Komunikasi Wanita bersama jajarannya, Direktur Perkumpulan Stimulan Institut bersama jajarannya, Senior Field Manager Yayasan Save The Children bersama Jajarannya, Para Nara Sumber Pengembangan Sarana dan Prasarana, Sekditjen PAUD,Diknas dan Bapak Agus Suharyanto, MA (Pembina Analis Dikmen pada Kemendikbudristek RI) dan Mysjem Sonyman Taopan S.Pt (Kasubag Kesejahteraan dan Pelayanan Dasar pada Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT), Para peserta kegiatan peningkatan Kapasitas Tim Pembina UKS.

Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan peningkatan kapasitas Tim Pembina UKS hari ini merupakan kegiatan strategis dalam pembinaan dan pengembangan UKS, terutama dalam menyatukan persepsi, meningkatkan koordinasi, motivasi dan singkronisasi dalam pelaksanaan UKS baik pembinaan dan pengembangan UKS ditingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan dan di sekolah/madrasah dengan sasaran pembinaan dan pengembangan pada anak-anak usia sekolah.

Anak usia sekolah merupakan generasi penerus dan asset bangsa, sebab dipundak mereka terletak masa depan negara ini. Untuk menjaga dan melindungi asset bangsa, dibutuhkan kerjasama multi pihak untuk dapat memberikan yang terbaik bagi mereka. Diusia ini, anak-anak membutuhkan pengetahuan, ketrampilan dan asupan makanan bergizi untuk pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal.

Keberhasilan, pembinaan dan pengembangan usaha kesehatan sekolah, terlihat dan tercermin pada perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik. Program peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat bagi peserta didik perlu dilakukan sedini mungkin dan secara terpadu, terencana, terarah dan terkordinasi mulai dari tingkat pusat sampai daerah serta melibatkan peran semua stakeholder terkait.

Dalam peraturan bersama 4 kementerian, yaitu kementerian pendidikan dan kebudayaan, kementerian kesehatan, kementerian agama dan kementrian dalam negeri telah mengamanatkan kepada semua pihak terkait yang terlibat dalam mengimplementasikan putusan 4 kementerian disekolah/madrasah yang sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Dalam peraturan bersama tersebut dinyatakan bahwa membina, mengembangkan, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada peserta didik bertanggungjawab melalui secara terencana dan kesehatan yaitu kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler dan melalui usaha-usaha lain di luar sekolah dilaksanakan yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat.

Program usaha kesehatan sekolah adalah upaya membina dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terpadu melalui program Pendidikan dan pelayanan Kesehatan di sekolah.

“Tujuan diadakan program UKS adalah untuk meningkatkan tingkat kesehatan pada peserta didik guna mencegah penularan penyakit menular, dalam rangka mencapai keadaan kesehatan anak sebaik-baiknya dan sekaligus meningkatkan prestasi belajar anak sekolah setingi-tingginya,” ungkap Bupati Jhon Dade.

Kegiatan yang dapat dilakukan oleh Badan/Dinas terkait melalui program UKS, antara lain; pemeriksaan fasilitas air bersih di lingkungan sekolah, skrining kesehatan, upaya kesehatan gigi sekolah, imunisasi, pemberian obat cacing, tablet tambah darah bagi peserta didik, dan penyuluhan Kesehatan.

“Dalam melaksanakan program UKS, diperlukan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi secara bersama- sama. Upaya yang dilakukan oleh kita semua, bertujuan untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas. Tidak ada kata terlambat untuk kita memulai. Pada kesempatan ini saya selaku Bupati Sumba Barat mengajak ibu/bapak dan pihak terkait untuk bahu nembahu melakukan kegiatan-kegiatan bermakna yang dapat nembawa anak-anak kita menjadi anak yang membanggakan bagi orang tua dan pemerintah,” pungkas Bupati.(YB/T)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version