Daerah  

Bupati  Sumba Barat Pimpin Upacara Pemakaman Almarhum Umbu Siwa Djurumana

WAIBAKUL, RANAKANEWS.com– Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH memimpin Upacara Pemakaman jenazah Almarhum Umbu Siwa Djurumana secara pemerintahan dari kediaman rumah duka di kampung Waikajawi Kabupaten Sumba Tengah, Jumat (27/05/2022).

Upacara pemakaman secara pemerintahan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Sumba Barat, Asisten Sekda Kabupaten Sumba Barat, para Kepala OPD/Unit Kerja lingkup pemerintahan Kabupaten Sumba Barat.

Sebelum dimakamkan, Bupati Sumba Barat juga berkesempatan memberikan kata-kata penghiburan dalam pelaksanaan upacara pelepasan jenazah almarhum secara kedinasan kepada keluarga dan masyarakat pelayat.

Dalam riwayat singkat almarhum Umbu Siwa Djurumana tutup usia di umur 79 tahun, lahir pada tanggal 24 Juni 1943 di Waikajawi dan tutup usia tanggal 22 Mei 2022 di RSUD Waibakul.

Dalam riwayat Pekerjaan almarhum diangkat menjadi Pegawai Negeri sipil di Kabupaten Sumba Barat dan pensiun tahun 1999 sebagai Penata Muda – III/a di unit kerja terakhir Setwilda Tk.II Sumba Barat.

Bupati Sumba Barat dalam kata-kata peghiburannya menyampaikan atas nama pemerintah daerah kabupaten Sumba Barat serta atas nama pribadi dan keluarga merasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum dan semoga arwah almarhum mendapat tempat yang layak disisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Hari ini kita semua yang hadir, akan menghantar Almarhum Bapak Umbu Siwa ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Beliau telah meninggalkan kita semua untuk selama-lamanya. Kita hadir di sini untuk memberikan penghormatan terakhir melalui upacara pemakaman secara pemerintah sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa Almarhum bagi bangsa dan negara”, pungkas Bupati Yohanis.

Kematian merupakan peristiwa yang tidak dapat kita hindari. Kematian dapat terjadi kapan saja, dimana saja, kepada siapa saja, apa pun pekerjaannya, berapa pun usianya, pasti akan berhadapan dengan kematian, Kematian senantiasa ada di sekitar kita. Setiap detik terjadi kematian dan bisa terjadi pada semua orang termasuk orang yang sangat kita kasihi.
Tak ada yang mengharap kematian, tapi hal tersebut pasti terjadi, datang terasa begitu cepat, dan sering tidak terduga. Kepergian Almarhum, sungguh mengejutkan dan menimbulkan duka yang mendalam bagi semua, khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Sebagai umat Kristiani kita percaya bahwa kepergian Almarhum merupakan hal yang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Kita harus yakin mendiang sekarang ini sudah bersama dengan Bapa Surgawi diselimuti kebahagiaan kekal di surga. Sebagai umat beriman yang percaya kepada kekuasaan-Nya, kita menerima dengan ikhlas bahwa kepergian Almarhum adalah sepenuhnya keputusan dan kehendak-Nya,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati Yohanis, Almarhum Bapak Umbu Siwa adalah salah satu tokoh besar di Sumba, yang berperan penting dalam pemerintahan, memberikan sumbangsih yang besar dalam membangun Sumba, khususnya Sumba Barat hingga masa purna baktinya. Semasa hidupnya beliau pernah berkarya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Sumba Barat sebelum pemekaran Kabupaten. Almarhum juga pernah menjalankan tugasnya sebagai Camat Katikutana, Kepala BPMD, pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan juga pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan di Umbu Ratu Nggay.
Semasa bertugas, almarhum merupakan pribadi yang baik, sangat dihormati dan dicintai oleh seluruh rekan kerja yang bekerja bersama maupun semua yang mengenalnya. Almarhum adalah sosok pemimpin yang mengayomi dan dapat diandalkan. Menurut Bupati, Semua rekan kerja yang pernah bekerja dengan beliau, pasti memiliki kenangan yang baik semasa beliau aktif sebagai seorang abdi negara.
Kelembutan dan kebaikan hati beliau juga sangat dirasakan oleh keluarga dan semua orang yang mengenalnya. Almarhum sungguh memaknai kehidupan yang diberi dengan penuh tanggung jawab.

“Kiranya apa yang telah dikaryakan, dihasilkan selama hidupnya, biarlah menjadi kenangan yang indah bagi kita semua. Kepergian almarhum harus disikapi dengan rasa dengan rasa ikhlas karena ini adalah cara terbaik Tuhan untuk memanggil dan menyapa umat kecintaanNya,” pungkas Bupati.  (YB/ RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version