Copot Kapolsek di Flotim ‘Biarkan’ Judi Dingdong/Jackpot Marak di Wilayah Hukumnya

Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa: Foto (Doc.GG/OLA/Ranakanews.com)
Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa: Foto (Doc.GG/OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com –
Sikap tegas dan konsisten mendukung Kapolres Flores Timur AKBP. I Nyoman Putra Sandita,SH., S.I.K., M.H untuk memberantas praktek perjudian jenis Dingdong, atau biasa disebut Jackpot oleh sebagian warga di Flores Timur, terus ditunjukkan Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia Gabriel Goa, dengan meminta Kapolres Flotim AKBP. I Nyoman Putra Sandita mencopot Kapolsek-Kapolsek di Flotim yang masih ‘membiarkan’ praktek perjudian ini marak di wilayah kerja hukumnya.

“Saya kira, harus ada langkah tegas dan berani menegakkan wibawa hukum di Flores Timur dari Kapolres AKBP. I Nyoman Putra Sandita dengan mencopot Kapolsek-Kapolsek yang masih ‘membiarkan’ praktek perjudian jenis ini terjadi.

Karena hadirnya praktek perjudian ini yang telah meresahkan masyarakat, dimana ada keluhan terkait aksi pencurian hasil kebun oleh para pemain judi Dingdong, juga ikut mencoreng nama baik Kabupaten Flores Timur, yang lebih dikenal sebagai salah satu ikon wisata religius dunia, dengan wisata rohani Semana Santa.

Apalagi, hari-hari ini Indonesia juga terus sibuk mempersiapkan diri menyongsong kedatangan Bapa Suci Sri Paus Fransiskus ke tanah air, dimana NTT- Flores-Maumere, termasuk Pemda Flotim juga meminta agar Bapa Suci Paus Fransiskus berkenaan mengunjungi Flores Timur,”ujar Gabriel Goa, serius.

Pihaknya, tegas Gabriel Goa, sejauh ini terus memonitor maraknya praktek perjudian Dingdong atau Jackpot di Flotim melalui jejaringnya.

Menurutnya, apapun motifnya para bandar judi Dingdong atau Jackpot tersebut hadir di bumi Kota Reinha, harus diberantas oleh aparat Keamanan, baik Polri, TNI termasuk aparat Sat Pol PP Setda Flotim.

Pasalnya, jika dibiarkan menjamur hingga ke desa-desa, maka berdampak buruk menimbulkan banyak aksi kejahatan lainnya seperti pencurian, aksi premanisme, penipuan dan lainnya.

“Anak-anak Muda juga bisa terpengaruh bermain judi, ketagihan main akhirnya bisa kalah, lalu membuat keributan lainnya.

Ini yang harus dijaga agar mental anak-anak muda Kita jangan dirusakin oleh perjudian Dingdong/Jackpot dan segala bentuk judi lainnya.

Sehingga Polri dan TNI, Kita minta agar berantas.

Mencari uang kan bisa dengan kerja-kerja produktif dan profesional lainnya,”imbuh Gabriel Goa, lebih lanjut.

Tokoh masyarakat Flotim lainnya, Matias Lidang Sabon,SH.,M.M juga menyoroti keras kinerja Polres Flotim dalam memberantas praktek perjudian jenis Dingdong atau Jackpot saat ini.

Ia mendukung sikap tegas Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia Gabriel Goa meminta Kapolres Flotim AKBP. I Nyoman Putra Sandita segera bertindak cepat memanggil dan meminta pertanggungjawaban Kapolsek-Kapolsek yang wilayah hukumnya masih marak perjudian ini.

“Saya dukung sikap Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia Gabriel Goa yang meminta Kapolres Flotim AKBP. I Nyoman Putra Sandita segera copot Kapolsek yang diduga kuat membekingi judi Dingdong di wilayah hukumnya.

Apalagi, sesuai informasi publik melalui Media, disebutkan ada setoran kepada oknum aparat keamanan dan pihak lainnya, dengan besaran uang yang bervariasi..Ini yang Kita harus lawan dan berantas mentalitas aparat penegak hukum, dengan cara mendukung Mereka bekerja lebih profesional dan berani melawan segala bentuk kejahatan,”pungkas Matias Lidang, mengingatkan. (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version