WAIBAKUL, RANAKANEWS.com- Direktur Dana dan Treasuri Bank NTT Yohanis Landu Praing didampingi oleh Kadiv Treasuri,Kadiv Dana,Pemimpin Bank NTT Cabang Anakalang Yusuf M Mawolu,Pemimpin Bank NTT Cabang Waingapu Rauna Bela Umbu Eda,S.Sos meyerahkan QRIS untuk peningkatan transaksi non tunai dan digitalisasi,serta menyerahkan bibit holtikultura untuk Kelompok Tani Namukimayuma dan kelompok Tani Syalom Desa Umbu Pabal Selatan,desa binaan Bank NTT Cabang Anakalang dalam rangka mendukung program Pemda menjadikan Kabupaten Sumba Tengah sebagai kabupaten Penghasil Holtikultura untuk memenuhi kebutuhan sumba tengah dan kabupaten tetangga.Dilakukan di Lopo Desa Binaan Desa Wairasa Kabupaten Sumba Tengah.
Hal tersebut dikatakan oleh Pemimpin Bank NTT Cabang Anakalang Yusuf M.Mawolu kepada media ini Kamis,(16/06/2022)di ruang kerjanya.
Direktur Dana dan Treasuri Yohins Landu Praing juga menjelaskan bahwa perkembangan pesat teknologi digital seperti sekarang ini tak dapat dihindarkan, hal tersebut ditandai dengan semakin banyaknya usaha berbasis e-commerce di Indonesia. Tentunya semakin banyak transaksi yang dilakukan secara non tunai dan metode pembayaran secara online pun akhirnya menjadi pilihan.
Aplikasi ini merupakan fasilitas pembayaran secara elektronik dengan menggunakan single barcode berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).Teknologi ini mampu meningkatkan kecepatan dan kemudahan bertransaksi, meningkatkan akurasi data dan transparansi yang akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kemudahan bertransaksi dengan menggunakan QRIS diharapkan dapat dirasakan oleh banyak pelaku UMKM di Kabupaten Sumba Tengah yang saat ini masih belum menggunakan QRIS dalam proses transaksi penjualan produknya.
“Kami berharap merchant ataupun UMKM yang masih belum menggunakan QRIS dapat segera menggunakannya untuk pembayaran transaksi secara non tunai,”ungkap Yohanis. (Yust. D/RN).








