LARANTUKA, RANAKANEWS,com – Guna evaluasi capaian kinerja, dan mendorong inovasi pelayanan kesehatan di Puskesmas Ile Bura yang terletak di kawasan pantai selatan kaki Gunung Lewotobi, Desa Lewotobi, Kecamatan Ile Bura Kabupaten Flores Timur, secara resmi memulai kegiatan Reakreditasi, sejak Kamis 28 September 2023 hingga Sabtu, 30 September 2023.
Kegiatan Reakreditasi Puskesmas ditandai dengan penyerahan tongkat kendali dari Kepala Puskesmas Ile Bura, Fransiskus Bala Hayon,S.Kep kepada Ketua Tim Akreditasi Emiliana Reku,S.KM bersama Anggota dr.Augustin Rachmad Tjahyadi, Kamis, (28/09/2023) pagi, dalam forum pembukaan kegiatan Reakreditasi.
Kegiatan ini diikuti seluruh staf Puskesmas Ile Bura, disaksikan Sekretaris Dinas Kesehatan Flotim, Drs.Yohanis Djong, Badan Peduli Kesehatan (BPK) Puskesmas Ile Bura, Para Kepala Desa, Tokoh masyarakat dan Tamu undangan yang hadir.
Pantauan langsung ranakanews.com, saat tiba di Puskesmas Ile Bura, sekitar pukul 08.20 WITA, Tim Surveior disambut dengan ceremonial adat Lewotobi, mulai dari Tarian Lusi Lerang, disuguhi Tuak, hingga pengalungan selendang adat di pintu masuk.
Tak hanya itu, suasana penjemputan tampak lebih semarak, ketika Tim Surveior, juga disambut dengan yel-yel dari seluruh tenaga kesehatan Puskemas Ile Bura, yang tampil dengan busana baju putih dan sarung adat, berbaris mengantar Tim Surveior berjalan masuk ke tenda utama kegiatan di halaman Puskesmas Ile Bura, untuk selanjutnya dilakukan pembukaan kegiatan reakreditasi tersebut.
Tak kurang dari 100 orang dari berbagai kalangan, baik Staf Puskesmas, Kantor Camat Ile Bura, BKKBN Ile Bura, Badan Peduli Kesehatan, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Kader Posyandu, Tamu dan Warga yang ikut hadir.Termasuk Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Ile Bura, Stefanus Gelang Temu ikut hadir memberikan dukungan.
Sekretaris Dinkes Flotim, Drs. Yohanis Djong saat membuka kegiatan Reakreditasi Puskesmas Ile Bura, Kamis (28/09/2023).
Kepala Dinas Kesehatan Flotim yang diwakili Sekretaris Dinas Drs.Yohanis Djong dalam sambutan saat membuka secara resmi kegiatan Reakreditasi, meminta agar semua staf Puskesmas bisa mengikuti secara baik seluruh tahapan selama 3 hari, guna melakukan perbaikan sesuai standar profesionalitas pelayanan kesehatan, untuk meningkatkan kualitas kinerja pelayanan Puskesmas kedepan.
“Memang, reakreditasi adalah syarat wajib bagi seluruh Puskesmas yang telah diakreditasi 5 tahun lalu. Sehingga suka atau tidak suka, siap atau tidak siap harus ikut. Tetapi, Saya dan Kita semua percaya Puskesmas Ile Bura telah mempersiapkan diri dengan baik. Olehnya, terima kasih banyak kepada semua pihak, para Kepala Desa, Kepala Sekolah, Badan Peduli Kesehatan dan Masyarakat Ile Bura yang telah sama-sama bekerja mendukung Puskesmas Ile Bura.
Mewakili Kadis Kesehatan Flotim, Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Tim Surveior, Ibu Emiliana Reku dan dr.Augustin Rachmad Tjahyadi. Semoga bisa melakukan penilaian dengan lancar, sukses dan mendorong berbagai inovasi perbaikan sesuai standar operasional profesionalitas pelayanan Puskesmas, guna peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Ile Bura,”tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh staf Puskesmas Ile Bura, agar tetap optimis dan semangat dalam 3 hari kegiatan Reakreditasi.
“Memang, berbagai persiapan dan juga selama 3 hari Reakreditasi tentunya sangat menguras energi, tapi harap ikut seluruh proses dengan baik dan benar, agar dapat hasil terbaik. Mau naik kelas dari Madya ke Paripurna atau Utama, itu harus siap. Dan, lebih penting dari itu adalah pasca Reakreditasi harus dibenahi seluruh yang masih kurang,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Ile Bura Petrus Tukan yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Magdalena Nona Muda, dalam sambutannya berharap, capaian kinerja pelayanan kesehatan kepada masyarakat Ile Bura, di 7 (tujuh) desa selama 5 tahun terakhir, serta prestasi maupun inovasi yang telah dilakukan bisa mendapatkan penilaian yang baik.
“Iyah, semoga dengan adanya Reakreditasi ini, berbagai prestasi yang telah dicapai bisa dipertahankan, bila perlu ditingkatkan,” katanya.
Demikian pula, berbagai rekomendasi kekurangan yang ditemukan menjadi motivasi bagi Kita semua, agar bisa diperbaiki kedepan sesuai bidang tugas Kita masing-masing,” tutupnya.
Sebelumnya, sejumlah persiapan penting dilakukan jajaran Puskesmas Ile Bura, yang dipimpin Kepala Puskesmas Fransiskus Hayon. Baik terkait administrasi dan manajemen pelayanan kesehatan, fisik gedung hingga halaman Puskesmas Ile Bura.Termasuk menggalang partisipasi warga masyarakat dalam memperbaiki sarana jalan di lingkungan Puskesmas, hingga penataan panggung tenda kegiatan.
Kerjasama ini guna mendukung Puskesmas Ile Bura agar sukses melaksanakan Reakreditasi menuju siap menjadi Rawat Inap. Dan, tentunya terus bekerjasama dengan Badan Perlindungan Jaminan Kesehatan (BPJS) Republik Indonesia. (OLA/RN)
