HIPMI Kota Kupang Mulai Mempercantik dan Menata Taman Tagepe

KUPANG, RANAKANEWS.com- Ketua Umum HIPMI Kota Kupang, Yusak Benu bersama Jajaran dan Senior HIPMI NTT melakukan Pertemuan dengan Pejabat Walikota Kupang kemarin malam untuk berdiskusi tentang pembanguan salah satu taman di Kota Kupang dan hari ini langsung bergerak.

Dalam pertemuan dengan Bapak Pejabat semalam di hadiri oleh Sekretaris Umum Hansel Liyanto, Ketua Bidang 4 Dedy Tanjung dan Juga 2 orang Sesepuh HIPMI Yaitu pak Don Putra Gotama dan Pak Christofel Liyanto. Kesepakatan yang di dapatkan adalah Kami akan menata dan mempercantik Taman Tagepe.

“Pagi ini, Pak Pejabat mengutus Kadis DLHK Kota Kupang, Kepala UPTD Taman dan Kepala UPTD LPJU bertemu untuk koordinasi dengan kami dan langsung action. Kami mengganti 30 Lampu taman dan instalasi listrik yang terputus akibat di rusak dan di curi orang. Selain itu kami langsung memesan Rumput dan beberapa jenis Bunga, salah satunya Bugenvil untuk mempercantik Taman Tagepe,” ungkap Yusak.

“Telah ada sumur Bor tetapi belum ada instalasi maka kami juga segera kerjakan instalasi airnya, begitu pula dengan jalan di bagian belakang dari Taman Tagepe akam kami benahi. Kami juga memagari beberapa titik Taman Tagepe agar kendaraan tidak parkir di dalam Taman. Tidak sampai 1 bulan ini bisa di lihat perubahan wajah baru taman Tagepe,” imbuhnya.

“Kami tidak hanya menata tapi kami juga ikut merawat, telah di bagi tugas untuk penyiraman, bahwa di pagi hari akan di siram oleh Dinas DLHK Kota Kupang dan di sore hari bagian kami yang menyiram. Kami menghimbau kepada warga Kota Kupang, mari kita rawat dan jaga Taman di Kota ini dengan baik. Kalau bukan kita siapa lagi dan kalau taman-taman di Kota Kupang menjadi indah maka kita yang akan nikmati. Mulai belajar dari buang sampah pada tempatnya. Kami juga menyediakan 16 tempat sampah di 8 titik Taman Tagepe agar mendukung kebersihan,” ujar Yusak.

Selain itu lanjut Yusak, “Kami berkoodinasi dengan Doktor Zet Malelak untuk membuat beberapa lubang air sehingga ada tempat resapan, karena kita tau sendiri dimana banyak genangan air di sekitar area taman Tagepe dan kedepan coba kita minimalis. Mulai dari Tanaman, Tempat sampah dan barang lainnya kita gunakan adalah produk-produk lokal untuk mendukung UMKM Lokal Kota Kupang,” tutup Yusak. (*/RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version