LARANTUKA, RANAKANEWS.com – Kebakaran hebat yang melanda lebih dari 40 hektar lahan kering di areal Gunung Lewotobi sejak Rabu, 23 Agustus 2023, hingga kini berdampak serius putusnya jaringan listrik di Ile Bura, akibat 2 (Dua) buah tiang tumbang terkena api.
Terpantau, sejak Minggu, 27 Agustus 2023, sore, hingga sekitar pukul 22.00 WITA nyala api yang kian meluas baik di kawasan Klatanlo-Dulipali-Nobo-Nurabelen terus ke Riangkaha, baik di pinggir jalan, lereng hingga puncak gunung, merobohkan dua buah tiang PLN di area Waikula-Nurabelen, dan seketika membikin listrik padam.
Kerusakan jaringan PLN ini hingga Senin, 28 Agustus 2023 belum bisa diatasi. Pihak PLN Rayon Larantuka sedang berupaya mendatangkan material untuk menormalkan kembali jaringan.
“Iyah, benar ada kerusakan material PLN yakni dua buah tiang patah, Traves A1 satu batang dan Isolator tumpu 3 buah.
Sedang diupayakan mendatangkan material untuk perbaikan jaringan,”terang Manager PLN Rayon Larantuka, melalui Kepala Operator Jaringan,Thomas Lamabelawa, saat dikonfirmasi Wartawan, Senin, (28/08/2023) siang.
Diharapkan, jaringan listrik bisa kembali normal pasca diperbaiki, sehingga jalur listrik ke arah Nurabelen sampai Lewotobi bisa nyala.
Sementara, pantauan langsung Media, asap api di kawasan lereng gunung Lewotobi terus tertiup angin. Areal lahan yang terbakar juga, hingga Minggu, (27/08/2023) malam, terus meluas ke arah Nurabelen-Riangrita. Masih kencangnya angin, ikut membuat nyala api masih sulit padam, dan berpotensi masih terus meluas.
Aparat Kecamatan Ile Bura, dan Babinsa Ile Bura Koramil 1624-03 Wulanggitang, sampai dengan Minggu, (27/08/2023) sore, masih terus melakukan patroli dan penjagaan di areal jalan raya trans Nobo-Dulipali. (OLA/RN)
