WAIKABUBAK,RANAKANEWS.com – Ketua DPRD Sumba Barat Charles Peka Dede Tenabolo meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas terhadap pelaku penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Brimob dan okum polisi yang terjadi di Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat yang mengakibatkan dua orang anggota Sat Pol PP menjadi korban penganiayaan tersebut.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPRD Sumba Barat Charles Peka Dede Tenabolo kepada media ini Senin (17/02/2025) melalui pesan singkat WhatsApp.
Ketua DPRD Charles Peka Dede Tenabolo juga mengutuk tindakan kekerasan yang tidak biadab dan tidak sesuai dengan nilai nilai kemanusiaan yang dilakukan oleh oknum Brimob trasit Papua dan anggota Polres Sumba Barat Daya.
Charles Peka Dede Tenabolo juga mendesak agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh kedua oknum anggota Polri yang mengakibatkan Yanto Tenabolo dan Oktovianus Dendi Dade mengalami luka memar pada pelipis bagian kiri,serta dalam penyelidikan kasus ini harus transparan dan hukum yang setimpal serta pemulihan kepada kedua korban tersebut.
Charles Peka Dede Tenabolo juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakan dan terus memperjuangkan hak – hak masyarakat dan memastikan bahwa tindakan kekerasan tidak akan terjadi lagi dimasa depan.
Charles Peka Dede Tenabolo juga meminta kepada pihak Polres Sumba Barat agar oknum yang terlibat dalam tindakan dugaan kekerasan tersebut dapat di hukum setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku serta korban dan keluarganya dapat memperoleh pemulihan yang layak,”ungkap Charles Peka Dede Tenabolo.
Charles Peka Dede Tenabolo juga berharap bahwa pernyataan sikap ini menjadi langkah awal untuk memperjuangkan keadilan dan hak – hak masyarakat,”harap Charles Peka Dede Tenabolo.(*)
