Kobarkan Semangat Disiplin dan Syukur, Wagub NTT Ajak ASN Sambut Peluang Besar Masa Depan

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma memimpin Apel Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) (Foto: B& BT)

KUPANG, RANAKANEWS.com – Suasana penuh semangat menyelimuti Halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin pagi (2/3/2026).

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma memimpin langsung Apel Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan pesan tegas tentang disiplin, rasa syukur, peningkatan kualitas diri, serta kesiapan daerah menghadapi agenda nasional.

Dalam arahannya, Wagub Johni Asadoma yang baru meraih gelar Doktor Ilmu Administrasi menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi kemajuan daerah. Ia mendorong ASN, khususnya lulusan magister (S2), untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral guna mengejar ketertinggalan jumlah doktor di Indonesia dibandingkan negara maju.

“Doktor bukan semata gelar, tetapi keluasan ilmu dan pengabdian. Seorang doktor bahkan dapat terus mengajar hingga usia 65 tahun, bahkan 70 tahun bila mencapai profesor,” ujarnya.

Selain pendidikan, Wagub menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan wujud rasa syukur atas profesi sebagai ASN, terlebih di tengah kondisi lapangan kerja nasional yang semakin kompetitif. Ia juga menyinggung realitas ASN sebagai bagian dari sandwich generation yang menopang kebutuhan keluarga.

“Syukuri pekerjaan dengan bekerja secara baik dan disiplin. ASN harus menjadi teladan, tidak hanya di kantor, tetapi juga bagi keluarga di rumah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub menyampaikan kabar strategis di bidang olahraga. Berdasarkan hasil koordinasi, NTT resmi ditetapkan menjadi tuan rumah 22 cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional 2028, bersama Provinsi NTB dan DKI Jakarta.
Sejumlah cabang bergengsi seperti sepak bola, tinju, bela diri, voli indoor, tenis meja, kriket, bulu tangkis, hingga paralayang akan digelar di Bumi Flobamora.

“Ini pertaruhan profesionalisme kita. Sebagian besar ASN akan dilibatkan dalam kepanitiaan. Mari kita siapkan dari sekarang,” ajaknya.

Menyikapi dinamika global, termasuk gejolak di Selat Hormuz akibat konflik Israel–Amerika Serikat melawan Iran, Wagub meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap waspada dan proaktif melakukan mitigasi terhadap potensi gangguan pasokan energi dan pangan. Ia juga mengajak ASN memperkuat doa demi perdamaian dunia.

Terkait kebijakan pengurangan ASN PPPK sebagai dampak pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Wagub menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mencari solusi terbaik.

“Tunjukkan kinerja terbaik. Yang tidak terakomodir, pemerintah tetap akan mencarikan jalan keluar agar semua bisa terus berkarya,” katanya.

Menutup arahannya, Wagub mengingatkan seluruh OPD agar menuntaskan laporan administrasi, seperti Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tepat waktu pada Maret 2026 sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pembangunan NTT.

Apel tersebut turut dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, serta pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT. (ML/RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version