Masjid Darussalam Sikumana Sembelih 11 Ekor Sapi dan 5 Ekor Kambing pada Idul Adha 1447 H

Ketua Panitia Kurban Masjid Darussalam Sikumana, Swahidin Nuhaikan. (Foto: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijryah Tahun 2026, pengurus dan jemaah Masjid Darussalam Sikumana Kota Kupang menggelar penyembelihan hewan kurban pada Kamis, 28 Mei 2026, bertempat di halaman Masjid Darussalam Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, panitia menyembelih sebanyak 11 ekor sapi dan 5 ekor kambing, yang berasal dari partisipasi dari pemerintah daerah juga bantuan dari Turki, Bank BNI Kupang dan para pekurban  di lingkungan Masjid Darussalam Sikumana. Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan gotong royong dari masyarakat.

Imam Masjid Darussalam Sikumana, Haji Ramli Deny menjelaskan bahwa Hari Raya Idul Adha memiliki makna mendalam tentang keiklasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, momentum Idul Adha menjadi pengingat bagi umat muslim untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan mempererat tali persaudaraan antar umat.

“Melalui kurban ini kita belajar tentang keiklasan dan berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Masjid Darussalam, Swahidin Nuhaikan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaankurban tahun ini. Ia mengatakan, seluruh daging kurban nantinya akan dibagikan kepada warga sekitar dan masyarakat yang berhak menerima.

Proses penyembelihan dilakukan dengan prosedur yang sesuai dan diawasi langsung oleh dokter hewan, guna memastikan kualitas dan kelayakan daging kurban.

“Kami pastikan daging yang dibagikan layak konsumsi, karena ini menyangkut kesehatan masyarakat.

Kegiatan Penyembelihan hewan kurban tersebut berjalan lancar  dan tertib dengan melibatkan panitia serta warga yang turut membantu proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban,” ujar Swahidin Nuhaikan. (*)

error: Konten dilindungi!