
LABUAN BAJO,RANAKANEWS.com –Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi, S.I.P, M.Sc., dan Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum, menandatangani perjanjian kerja sama antara Polda NTT dengan Kodam IX/Udayana bertempat di Mapolres Mabar Jl, Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT Senin (04/12/2023).
Sinergitas dan integrasi antara Polda NTT dengan Kodam IX/Udayana ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi TNI-Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta menegakkan kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah dapat berjalan aman dan lancar,”tegas Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi,S.I.P., M.Sc dalam sambutannya, yang saat itu didampingi KOREM 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang,S.H.,M.M.
Selain itu, penandatanganan kerja sama ini juga merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama antara Panglima TNI dengan Kapolri di Jakarta pada tanggal 5 Oktober 2023 yang lalu, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-78 TNI Tahun 2023,”ujar Mayjen Harfendi, lebih lanjut, sebagaimana rilis yang diterima Redaksi Ranakanews com dari Juru Penerangan Umum KOREM 161 Wirasakti Kupang.
“Berkaitan dengan hal tersebut, selaku Pangdam IX/Udayana maupun pribadi, Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda NTT yang sudah memfasilitasi kegiatan penandatanganan draft perjanjian kerjasama ini,”ucap Mayjen Harfendi pada saat jumpa pers di Aula Polres Manggarai Barat.
Ditambahkan, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di Nusa Tenggara Timur, Polda NTT dan Kodam IX/Udayana sepakat untuk memelihara sinergitas dan integrasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi TNI-POLRI.
“Saya mengapresiasi jajaran Kepolisian yang selama ini sangat solid dan bersinergi dengan jajaran TNI dalam pelaksanaan tugas khususnya di wilayah NTT”,”ujarnya, lagi.
“Kodam IX/Udayana tentunya juga menyiapkan pasukan dalam pengamanan.
Kita siapkan 10.750 orang lebih untuk pengamanan di wilayah Kodam IX/Udayana yang terdiri dari Bali, Nusa Tenggara Barat dengan Nusa Tenggara Timur.
Dan, dalam pengamanan nanti Kita akan stand bye kan pasukan Kita di satuan satuan Kita.
Nanti begitu ada permintaan dari pihak Kepolisian, Kita siap bergerak.
Jadi pada saat itu situasi normal, Kita stand bye di masing masing satuan tinggal kebutuhan di lapangan, baru Kita dorong,”paparnya lebih jauh.
Ditempat yang sama juga Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum, menyampaikan bahwa substansi kerja sama ini adalah : dilakukan di luar informasi data-data mengenai keamanan di wilayah hukum Polda NTT, Masalah pengamanan kapasitas kerja sama pengembang kapasitas, prasarana, personil dan operasional lapangan.
“Baru saja Kita saksikan Saya beserta Pangdam IX/Udayana sudah menandatangani perjanjian kerjasama, semoga berjalan lancar dan sukses.
Sekarang Kita memasuki tahap kampanye. Di seluruh Polda NTT, kerahkan 7000 personil dari Polda dan Polres.
Dan, seluruh jajaran sampai saat ini situasi masih kondusif,”ujar Johni Asadoma. * (TD)