Pengunjung Apresiasi Lingkungan RSUD Larantuka Makin Bersih & Nyaman

Penataan lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Hendrikus Fernandez yang makin membaik, termasuk rumah tunggu pasien hingga kamar pemulasaran jenasah, dan juga lorong sepanjang Selasar, pasca pemberlakuan jam besuk pasien, sejak dipimpin Direktur Gregorius Bato Koten,S.Si.A.pt mendapat apresiasi positif dari pengunjung. Mereka berharap RSUD Larantuka makin menjadi rumah sehat bagi pasien yang datang, juga pengunjung atau keluarga pasien selama berada di rumah sakit.

Rumah Tunggu Pasien bagi pengunjung atau keluarga pasien di RSUD dr.Hendrikus Fernandez yang sudah bagus ditata meskipun atapnya yang bocor belum sempat diperbaiki, tapi sudah memberi rasa nyaman bagi pengunjung atau keluarga pasien yang menginap. Sebuah terobosan yang makin maju oleh Direktur RSUD Gregorius Bato Koten dan jajarannya: Foto (OLA/Ranakanews.com)
Rumah Tunggu Pasien bagi pengunjung atau keluarga pasien di RSUD dr.Hendrikus Fernandez yang sudah bagus ditata meskipun atapnya yang bocor belum sempat diperbaiki, tapi sudah memberi rasa nyaman bagi pengunjung atau keluarga pasien yang menginap. Sebuah terobosan yang makin maju oleh Direktur RSUD Gregorius Bato Koten dan jajarannya: Foto (OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com-Penataan lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Hendrikus Fernandez Larantuka pasca menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam pengelolaan keuangan, yang terus dilakukan mulai dari kebersihan Selasar, Taman, hingga kini Rumah Tunggu Pasien dan Kamar Pemulasaran Jenasah, mulai memberi hasil serta respons positif para pengunjung saat berada di lingkungan Rumah Sakit, yang dipimpin Direktur Gregorius Bato Koten,S.Si.A.pt

Sebagaimana terlihat langsung, Kamis 16 Juli 2026 siang, Rumah Tunggu Pasien yang dulu terlihat kumuh, kini ditata rapih dengan cat hijau abu, ditambah halamannya ditanami bunga, dengan lingkungan sekitar makin bersih.

Para pengunjung keluarga pasien yang biasanya berada di lorong-lorong Selasar, kini lebih nyaman dan tenang urus seluruh kebutuhan pasien.

Urusan mencuci, mandi dan istirahat pun lebih baik.

Tidak seperti dulu, dimana pengunjung biasanya kesulitan melayani kebutuhan pasien seperti mencuci atau juga mau istirahat harus tidur di lorong-lorong Selasar.

“Kami senang dan merasa lebih nyaman hari ini karena sudah ada Rumah Tunggu Pasien yang sudah lebih baik dari sebelumnya.

Saya sudah 3 (tiga) hari menjaga anak Saya melahirkan di Rumah Sakit, merasa sangat nyaman berada di Rumah Tunggu Pasien itu karena sudah bersih, air lancar, bisa cuci aman, tidur juga nyaman.

Karena itu, terima kasih banyak buat Bapak Direktur RSUD Larantuka dan jajarannya, khususnya bagian kebersihan yang urus Rumah Tunggu Pasien ini,”ujar Mama Theresia Kuna, warga Desa Kawela Wotan Ulumado, yang ditemui Wartawan di kompleks RSUD Larantuka, Kamis (16/7/2026) siang.

Ia bahkan mengatakan sangat berkesan dengan situasi di RSUD Larantuka yang sudah mulai berubah dan berbeda dengan sebelumnya, yang tampak lebih tenang, bersih dan nyaman.

“Suasana ini yang diimpikan selama setiap pengunjung yang datang menjaga atau besuk pasien.

Supaya pasien juga bisa istirahat lebih baik dan Kita sebagai pengunjung yang datang jaga pasien juga merasa lebih nyaman.

Kami mandi, cuci, tidur istirahat semuanya baik,”tegasnya berulang kali, dibanding pengalamannya beberapa waktu lalu.

Hal yang sama juga diakui keluarga pasien lainnya, Yos asal Lewotobi Ile Bura.

“Semuanya baik Pak. Mandi, tidur, cuci aman walau berhari-hari di rumah sakit,”ujarnya.

Sebagaimana pantauan Wartawan, lorong-lorong di sepanjang Selasar juga tidak terlihat ada pengunjung yang duduk atau sekedar berdiri.

Semuanya tampak kosong. Hanya ada petugas kesehatan satu dua yang bolak balik layani pasien atau jalankan tugas lainnya.

Semuanya benar-benar terasa tenang dan nyaman, juga bersih.

Tak ada lagi sampah-sampah menumpuk atau plastik, kulit makanan di taman maupun emperan Selasar.

Kami Terus Benahi Meski Bertahap

Sementara itu, menanggapi situasi yang makin membaik tersebut, Direktur RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka, Gregorius Bato Koten yang dikonfirmasi Wartawan di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa itu semua menjadi komitmen bersama seluruh komponen di RSUD Larantuka saat ini pasca menjadi BLUD, termasuk memudahkan dalam urusan perbaikan dan penataan sanitasi seperti Rumah Tunggu Pasien, Selasar dan Kamar Pemulasaran Jenasah itu.

“Iyah, itu karena efek positif langsung dari BLUD. Apa-apa yang menjadi urusan vital bisa langsung dikerjakan meskipun masih standar.

Terima kasih banyak atas apresiasinya dan kesadaran yang makin baik dari para pengunjung.

Kami akan terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari belakang, ruang tunggu pasien, kamar pemulasaran jenasah, taman hingga bagian depannya.

Memang bertahap karena disesuaikan dengan dana yang ada,”bebernya.

Saat ini, tambahnya, sedang diupayakan untuk mengganti seng yang bocor di ruang tunggu pasien dan juga perencanaan perbaikan Selasar karena banyak yang bocor dan kayunya lapuk.

“Saya sudah minta bagian perencanaan untuk ajukan kegiatannya agar bisa segera ditangani,”pintanya, lagi.

Pihaknya berharap sebelum musim hujan tiba sudah bisa dikerjakan agar tidak ganggu kenyamanan kerja dan pelayanan kesehatan bagi pasien oleh tenaga kesehatan maupun pengunjung yang datang. (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version