LARANTUKA,RANAKANEWS.com – Sebanyak 90 Petani Flores Timur resmi berangkat ke Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS) untuk studi banding pertanian, setelah dilepas Wakil Bupati Ignas Boli Uran,S.Fil, Senin 8 Juni 2026, pagi di Aula Setda Flotim.
Keberangkatan 90 Petani ini menggunakan sumber dana non Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Flotim tahun anggaran 2026 dan sumber pembiayaan lainnya, termasuk APBN, Plan Internasional, Yayasan Gema Indonesia Sejahtera, dan Yayasan Krisna.
“Jadi, studi banding ini didukung penuh dana non APBD Flotim dan mitra, sebagai langkah penting dalam rangka lompatan produktivitas sektor pertanian yang diusung kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Anton Doni-Ignas Uran, dengan program unggulan Big Push.
Hari ini ada 90 Petani Flotim, masing-masing 80 petani Pemda Flotim dan 10 Petani Yayasan Karitas yang resmi jalan ke Soe untuk belajar sebagai Petani.
Tidak pikir tentang apa yang publik Flores Timur pikirkan.
Saudara-Saudara itu Petani tradisional dan tidak sekolah, sehingga butuh studi bimbingan teknis, yang dananya disiapkan pemerintah.
Kami pejabat sarjana hukum, sarjana ekonomi saja, ada anggaran yang dialokasikan untuk Bimtek.
Apalagi, Petani yang tidak sekolah, butuh studi banding bimbingan teknis lapangan.
Oleh karena itu, untuk kalian 90 Petani Flotim ini, lupakan apa pendapat orang.
Pemerintah keluarkan uang banyak untuk orang-orang yang sudah berpendidikan atas nama studi banding dan bimbingan teknis saja bisa.
Apalagi, ini untuk Petani yang tidak sekolah, itu sangat penting untuk merubah mindset dan hidupkan banyak lahan tidur di Flotim,” tegas Wabup Ignas Uran dalam sambutannya.
Hal yang sama dengan misalnya untuk bidang perikanan, Pemerintah Kabupaten Flotim studi banding ke Manado, karena disana sudah menerapkan industri perikanan yang sudah maju.
“Hal yang sama dengan studi banding ke Soe hari ini, karena memang di Soe sudah maju pertaniannya, walaupun bidang kehidupan lainnya, Flotim lebih baik.
Kita harus akui dari segi praktek agriculture, Soe lebih maju. Apalagi, dibawah bimbingan LSM Plan Internasional dah Mitra lainnya.
Sehingga diharapkan ini bisa meningkatkan kemandirian Petani Flotim setelah pulang studi banding.
Jadi, Saya ingatkan ini bukan jalan-jalan berwisata, tapi ini studi banding. Sehingga harus dikuti dengan serius,”tandas Ignas Uran, lagi.
Ia juga menegaskan, agar 90 Petani Flotim ini juga belajar tanam banyak jenis Sayur dan Buah, agar bisa produktif untuk suplai kebutuhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Flotim, yang hingga kini masih banyak suplai kebutuhan yang harus disiapkan.
“Kalau satu bulan belanja Rp 4 M untuk 8 Dapur MBG di Flotim kan bagus.
Mungkin hanya beras yang masih suplai dari luar, tapi untuk Telur, Ayam, Sayur dan Buah bisa manfaatkan ruang studi banding ke Soe ini dengan baik, agar pulang bisa membangun kolaborasi pertanian yang baik di Flotim.
Karena itu, sekali lagi terima kasih banyak atas kolaborasi alternatif pembiayaan dari para mitra terhadap kepentingan pemberdayaan Petani Flotim.
Meskipun ditengah kesulitan anggaran, tapi dengan adanya alternatif finansial bisa terlaksana.
Sekali lagi, terima kasih banyak kepada Bappenas Republik Indonesia, BPR, Yayasan Plan Internasional di Soe, Pemkab TTS, Yayasan Karitas Keuskupan Larantuka, Yayasan Gema Indonesia Sejahtera, Yayasan Krisna dan semua pihak yang peduli untuk sekolahkan 90 Petani Flotim, dimana banyak juga yang masih muda,”terang Wabup Ignas Uran, penuh semangat.
Sembari berpesan, agar 90 Petani Flotim ini pergi dengan satu tujuan utama untuk belajar dari masyarakat Petani di Soe.
“Pergilah belajar dari masyarakat Petani di Soe dengan penuh kerendahan hati.
Belajarlah hal-hal baik yang sudah Mereka lakukan selama ini, agar pulang Kita replikasi dan buat di tanah Kita sendiri Flotim untuk memajukan Petani Flotim, memenuhi kebutuhan pasar, termasuk Dapur MBG, serta bisa jadi bahan belajar bagi Petani lainnya di Flotim,”tutupnya.
Pelepasan 90 Petani Flotim ini berlangsung cukup ramai dan penuh semangat dihadiri Sekda Flotim Drs.Petrus Pedo Maran,M.Si, Pelaksana Tugas Kadis Pertanian Flotim, Yosef Openg,SP.
Wajah 90 Petani Flotim yang siap menuju Soe terlihat cerah dan optimis siap sukseskan kegiatan tersebut. (OLA)
