Terima SK PPPK, Om Konco Senyum Bahagia, Pengabdian Total Penuh Peluh & Air Mata 12 Tahun, Kini Terjawab

Lorens Da Silva akrab disapa Om Konco, Staf Keliling Servis RSUD Larantuka 12 tahun menerima SK PPPK Rabu, 25 Juni 2025, didampingi Anak Sulung Juliet Da Silva, yang kini duduk dibangku kuliah: Foto (RS/OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Duabelas tahun kerja dengan pengabdian total penuh peluh dan air mata sebagai tenaga sukarela sejak tahun 2012 hingga pengangkatan tenaga honorer keliling servis 2018 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Hendrikus Fernandez, kini mengantar Lorens Da Silva alias Om Konco, tersenyum bahagia saat menerima SK pengangkatan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) dari Pemda Flotim, Rabu 25 Juni 2025.

Seperti tiba-tiba terbangun dari tidur panjang, Suami Henderita Senak,SE, Jurnalis petarung Flotim, dan Ayah dari Juliet Da Silva, Yosep Toti Da Silva, Bendito Galeri Da Silva dan Rahmania Da Silva, terlihat melonjak kegirangan ketika dibacakan namanya untuk tampil kedepan mengambil surat keputusan tentang pengangkatannya bersama ratusan tenaga PPPK lainnya di aula San Juan Lebao.

Hari yang benar-benar istimewa bagi Om Konco, Pria lulusan SMA, Kelahiran Jakarta 22 Mei 1971, yang terkenal berani dan disegani di kompleks RSUD Larantuka.

Om Konco tidak pernah menyangka jika hari Rabu, 25 Juni 2025, adalah hari yang paling istimewa, dimana Dirinya bisa menerima SK Pengangkatan sebagai bentuk pengakuan dari negara atas dedikasinya selama 12 tahun bekerja tanpa henti setiap hari sebagai petugas keliling servis RSUD Larantuka.

“Sungguh ini sebuah penantian panjang yang benar-benar Tuhan berikan atas seluruh kerja keras bertahan dalam situasi serba susah dan penuh kekurangan.

Saya betul-betul tidak sangka telah terima SK PPPK hari ini.

Terima kasih Tuhan atas kebaikanMu dan juga bagi Istri serta anak-anak tercinta, juga semua sobat kenalan yang telah membantu Saya dengan caranya masing-masing,”ungkap Om Konco penuh deraian air mata sukacita dan senyum bahagia, saat ditemui Wartawan di kediamannya.

Om Konco, panggilan akrabnya memang pantas bangga penuh haru.

Pasalnya, perjuangan untuk merubah masa depan hidupnya bersama istri dan anak-anaknya, agar bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara berulang kali gagal dan sepertinya sudah tidak ada harapan lagi lantaran usianya kian senja.

Ditambah, Dirinya sadar kalau latar belakang pekerjaan pun hanyalah seorang keliling servis biasa, yang bisa saja tak masuk prioritas diangkat menjadi ASN.

“Saya memang pikir tidak ada kesempatan lagi. Namun, Tuhan mengatur semuanya indah pada waktunya.

Saya masih bisa diberikan kesempatan terbaik menerima SK pengangkatan PPPK hari ini dalam kondisi sehat, kendatipun sedang berjuang untuk sembuh dari sakit selama ini.

Sekali lagi terima kasih Tuhan. Saya tidak bisa omong lagi,”ungkap Om Konco, dengan mata berkaca-kaca.

Maklum, Suami tercinta Ibu Rita Senak ini sempat sakit, lantaran selalu kerja 24 jam setiap hari, baik di RSUD Larantuka sebagai keliling servis, tapi juga menjaga Kantin di dalam kompleks RSUD Larantuka yang setiap saat melayani keluarga pasien yang butuh air panas dan air minum.

Pesan Wakil Bupati Flotim Ignas Boli Uran saat penyerahan SK PPPK agar seluruh pegawai siap bekerja penuh waktu, dengan mentalitas pengabdian total, pun dihayatinya dalam-dalam.

“Iyah, itu sudah jadi lagu wajib. Sebelum diangkat saja sudah mentalitas pengabdian total.

Apalagi, sudah diangkat hari ini sebagai ASN, tentunya semakin total mengabdi bagi bangsa dan negara,”ujar polos.

Meski demikian, Dia juga mengakui tenaganya sudah tak sekuat hari-hari kemarin.

Kini, Om Konco sudah menatap masa depan pasti. Tangannya telah menggenggam SK pengangkatan PPPK, yang tak mungkin dilepas lagi.

Tinggal bagaimana melanjutkan rutinitas kerja setiap hari sebagai keliling servis RSUD Larantuka,”ujar Om Konco, yang juga terkenal dengan relasi pergaulannya yang luas dan dikenal oleh banyak orang.

Om Konco memang berjiwa muda dan punya relasi luas, dari kalangan biasa hingga pejabat.

Selamat dan Profisiat Om Konco. Lanjutkan tugasmu mentalitas pengabdian total. Menyala!!! (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version