LARANTUKA,RANAKANEWS.com – Kerja sigap dan gerak cepat tanggapi erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, Sabtu (23/12/2023) pagi, langsung dilakukan Penjabat Bupati Flores Timur Drs.Doris Alexander Rihi,M.Si dan Dandim 1624 Flotim, Letkol Inf.M.N.Simanjuntak,S.Ag., M.I.P. turun langsung ke wilayah paling terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Dusun Goloriang Desa Klatanlo Kecamatan Wulanggitang, Sabtu (23/12/2023) sore, membagikan 2000 masker kepada warga terdampak.
Penjabat Bupati Doris Rihi yang turun bersama Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Flotim, Ny.Stefani Sri Murtati Rihi , dan Dandim M.N.Simanjuntak juga sekaligus memberikan himbauan kepada warga agar tetap tenang, selalu ikut arahan, serta melakukan koordinasi mitigasi bencana bersama Camat Wulanggitang, Kapolsek Wulanggitang dan Kades Klatanlo, dalam rangka keselamatan warga jikalau sewaktu-waktu meningkatnya erupsi.
Sebelum tiba di Dusun Goloriang, Penjabat Bupati Doris Rihi dan rombongan juga menyambangi Para Penjual Buah di Jalan Trans Maumere-Larantuka untuk membagikan Masker dan memberi arahan agar tetap tenang.
Kunjungan kerja ke titik paling terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, yakni Dusun Goloriang Desa Klatanlo ini, yang juga mendapat liputan langsung Media Online, dan Televisi.
Penjabat Doris Rihi, Ny. Stefani Sri Murtati Rihi dan Dandim Letkol.Inf.M.N.Simanjuntak juga berkesempatan memakaikan Masker kepada beberapa orang dewasa, juga anak-anak Dusun Goloriang, sembari meminta warga agar tetap bermasker, selama status Gunung Lewotobi Laki-Laki tetap berlevel II Waspada.
Dalam kunjungan kedua Pemimpin Flotim berjiwa petarung ini, yang selalu sigap dan gerak cepat dalam tanggap darurat ini, juga langsung berdialog dengan Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, Herman Yoseph, untuk mendapatkan gambaran vulkanologi mengenai kondisi gunung saat awal erupsi, serta situasi terkini.
Penjabat Bupati Doris Rihi dalam keterangan Pers menerangkan, Pemda Flotim telah membagi 2000 Masker, sejak Pagi di Pasar Boru, juga kepada Desa terdekat yang terdampak langsung erupsi.
“Langkah pertama membagikan Masker telah dimulai sejak pagi, kemudian lanjut sampai sore di Dusun Goloriang, untuk memastikan rasa aman dan nyaman bagi warga.
Kemudian, mendata dan mengetahui kondisi warga, rumah dan perabot, tanaman serta hewan dalam keadaan baik.
Tidak ada korban jiwa dan warga yang terluka saat ini,”ujarnya.
Menurutnya, yang paling penting adalah memastikan keselamatan warga.
Sedangkan, Dandim M.Nazir Simanjuntak saat memimpin rapat koordinasi tanggap bencana di Dusun Goloriang, meminta Camat Wulanggitang Drs. Fredy Moat Aeng segera mendata lengkap warga terdampak erupsi, menyiapkan Posko mitigasi bencana erupsi, sekaligus berkoordinasi dengan Kepala Desa yang wilayahnya terdampak erupsi, termasuk berkomunikasi dengan para pemilik angkutan/mobil untuk dijadikan armada angkutan bagi evakuasi warga jika terjadi erupsi yang lebih besar lagi.
Dibagian lainnya, Herman Yoseph dalam keterangan Persnya menyatakan, belum ada perkembangan terbaru terkait erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, setelah semburan abu vulkanik, Sabtu (23/12/2023) pukul 07.14 WITA.
“Hingga Sabtu, (23/12/2023) sore ini, belum ada perkembangan terbaru dari data yang terekam pada seismograf Kantor Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, sehingga levelnya masih tetap II yakni berstatus Waspada,”ujarnya.
Ia mengingatkan warga agar jangan mendekati Gunung Lewotobi Laki-Laki hingga 2 Km, karena berpotensi membahayakan jiwa.
“Iyah, meskipun belum bisa diprediksi apakah erupsi masih berlanjut, Namun selama masih berstatus Waspada, sebaiknya berada di luar radius 2 Km dari pusat erupsi,”katanya.
Herman Yoseph juga berharap, warga menjaga kesehatan rumah, termasuk tempat air minum agar ditutup, supaya jangan terkena abu vulkanik, karena tidak baik untuk kesehatan.
Usai berkunjung ke Dusun Goloriang, Penjabat Bupati Doris Rihi dan Ibu, bersama Rombongan Kadis Sosial Flotim, Benediktus Herun dan jajaran Tagana, kembali ke Larantuka, pukul 17.00 WITA. (OLA)










